Prototipe Gesits Mendekati Tahap Final Produksi Massal

Kompas.com - 12/12/2018, 07:42 WIB
Presiden Joko Widodo menjajal motor listrik Gesits di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018).KOMPAS.com/IHSANUDDIN Presiden Joko Widodo menjajal motor listrik Gesits di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesaat lagi Gesits siap untuk diproduksi massal, tepatnya awal 2019. Meski sampai saat ini masih bentuk prototipe, namun diklaim wujud finalnya tidak akan banyak berubah dari yang ada saat ini.

Menurut Head Marketing PT Gesits Technologies Indo (GTI) Andre, penyempurnaan untuk memasuki produksi hanya tinggal hal-hal ringan, tidak terkait ke masalah teknis lainnya.

"Dari bentuk prototipe ini hampir 90 persen mendekati tahap final. Jadi tidak ada ubahan besar nanti, sifatnya hanya improvement saja, tidak ke soal sasis, bodi, apalagi yang lebih teknis. Keseluruhan sudah ready untuk produksi awal tahun ya," kata Andre kepada Kompas.com, Senin (10/12/2018).

Baca juga: Konsep Tukar Baterai Motor Listrik ala Pertamina dan Gesits

Menurut Andre, ubahan yang dilakukan sifatnya peneyempurnaan saja. Seperti membenahi kabel-kabel, pegangan belakang, kompartemen di bagian dek depan, sampai masalah ruang bagasinya.

Konsep tukar baterai motor listrik Gesits dan Pertaminastanly Konsep tukar baterai motor listrik Gesits dan Pertamina
Sementara soal masalah sistem tukar baterai, menurut Andre saat ini sudah dikembangkan oleh Pertamina. Agar lebih memudahkan, memang konsepnya dipilih swap station dengan pola tukar baterai layaknya membeli tabung gas LPG.

Baca juga: CEO Gesits Beberkan Informasi Skuter Listrik Produk Indonesia [Video]

Stasiun penukaran baterai sendiri akan disediakan pada SPBU Pertamina dan hanya untuk motor listrik Gesits saja. Tapi bila nanti populasinya sudah mulai ramai, maka akan mengikuti perkembangan ke depannya.

"Tahap awal swap station ini memang dikembangkan hanya untuk Gesits dulu, tapi nanti bisa dibuat untuk motor listrik lainnya juga. Untuk lokasi-lokasi juga di SPBU Pertamina, bila sudah ramai bisa dikembangkan ke lokasi strategis lainnya," ucap Andre.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X