Bagaimana dengan Pelanggar Tilang Elektronik yang Sudah Balik Nama?

Kompas.com - 05/12/2018, 15:42 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi akan mengirimkan surat kepada pelanggar tilang elektronik, sesuai dengan alamat yang tercantum pada surat tanda nomor kendaraan (STNK). Apabila tidak memberikan konfirmasi, maka statusnya diblokir sampai melakukan pembayaran denda tilang.

Lantas, bagaimana jika mobil kendaraan tersebut sudah berpindah tangan atau balik nama? Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, oleh sebab itu perlu adanya konfirmasi agar, polisi bisa melakukan tindak lanjut.

"Karena kalau sudah balik nama dan akan kita kirimkan surat selanjutnya kepada pemilik baru," kata Budiyanto kepada Kompas.com, Selasa (4/12/2018) sore.

Baca juga: Sebulan Tilang Elektronik, Polisi Blokir 193 STNK Mobil

Budiyanto melanjutkan, pada intinya yang akan dikenakan tilang atau membeyar denda itu, orang yang mengendarai pada saat melanggar aturan lalu lintas.

"Sehingga kami adakan yang namanya konfirmasi, jadi setelah konfirmasi baru diperbolehkan untuk membayar denda tilang. Kalau tidak ada juga sampai batas waktu yang ditentukan maka STNK langsung diblokir," ujar Budiyanto.

Papan imbauan pemberlakuan penindakan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di Jalan KH. Wahid Hasyim arah Tanah Abang pada Kamis (1/11/2018)KOMPAS.com/ RIMA WAHYUNINGRUM Papan imbauan pemberlakuan penindakan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di Jalan KH. Wahid Hasyim arah Tanah Abang pada Kamis (1/11/2018)

Sementara itu, ada beberapa alasan polisi melakukan pemblokiran, kata Budiyanto paling utama tidak memberikan klarifikasi dalam waktu yang sudah ditentukan. Kedua, tidak memenuhi kewajiban hukum setelah mendapatkan penetapan amar putusan, kemudian tidak membayar denda tilang.

"Semua itu sudah ditentukan dan sesuai dengan aturan yang berlaku pada pelanggar tilang elektronik," ucap Budiyanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.