Tahun Depan, Jualan Motor Bisa Menurun

Kompas.com - 26/11/2018, 08:02 WIB
Salah satu pabrik Honda di Vietnam. www.vov.vnSalah satu pabrik Honda di Vietnam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesta demokrasi yang akan berlangsung 2019 mendatang akan mempengaruhi banyak sisi kehidupan. Salah satunya di industri otomotif baik roda dua maupun roda empat.

Para pelaku industri sudah bersiap-siap untuk menghadapi situasi yang terjadi di tahun depan. Direktur Keuangan PT Astra Honda Motor (AHM), Erik Sadikin mengungkapkan, tahun depan akan berpengaruh pada penjualan roda dua.

Tahun politik itu tahun yang panas. Konsumen merasa tidak aman untuk bisnis dan transaksi (barang mahal) pasti mereka menunda untuk pembelian motor sampai kondisi kondusif,” ucap Erik saat ditemui beberapa waktu lalu.

Erik berharap gelaran pesta demokrasi akan berjalan lancar. Ini akan membuat penjualan sepeda motor di angka yang cukup stabil.

Baca juga: Plus Minus Wajib ABS pada Sepeda Motor Kecil

Erik mencontohkan pada saat Pilkada serentak lalu yang berjalan lancar. Kondisi demikian membuat konsumen tidak melakukan penundaan pembelian.

Untuk tahun depan, penjualan roda dua diperkirakan stabil atau mendekati tahun ini yakni di angka 6,2 juta sampai 6,3 juta. Model skutik diperkirakan masih akan menjadi pilihan pertama masyarakat Tanah Air.

“Seperti saat ini. Beat berkontribusi paling besar di angka 43 persen, kedua Vario sekitar 25 persen lalu Scoopy,” ucap Erik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X