Merasa Dipersulit saat Beli Tunai Motor Yamaha, Laporkan

Kompas.com - 18/11/2018, 10:02 WIB
Yamaha Freego 125 diperkenalkan untuk pertama kali pada ajang IMOS 2018. Skutik ini dibanderol mulai Rp 18 jutaan sampai Rp 22 jutaan. Skutik ini sudah memiliki fitur ABS Kompas.com/Setyo AdiYamaha Freego 125 diperkenalkan untuk pertama kali pada ajang IMOS 2018. Skutik ini dibanderol mulai Rp 18 jutaan sampai Rp 22 jutaan. Skutik ini sudah memiliki fitur ABS
|

BEKASI, KOMPAS.com - Informasi yang belakangan ini banyak beredar di masyarakat, yaitu konsumen merasa sulit membeli sepeda motor Yamaha dengan pembayaran tunai. Tenaga penjual selalu mengarahkan atau mengutamakan pembelian kredit.

Pembeli yang mau membayar tunai sedikit dipersulit dan terus diarahkan buat beli kredit, sedangkan konsumen kredit dipermudah. Lantas, bagaimana tanggapan Yamaha Indonesia?

Menurut GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Yordan Satriadi, apabila mengalami kejadian seperti itu, jangan sungkan untuk langsung melapor, dan akan segera ditindak.

"Jadi bisa langsung menghubungi customer service (CS) kami. Kalau ada nama sales atau di diler mana lebih bagus, jadi kami mudah untuk melakukan tindakannya," ujar Yordan di sela acara CustoMaxi di Bekasi, Sabtu (17/11/2018).

Baca juga: Kontes Modifikasi Maxi Yamaha Dimulai

Yordan menjelaskan, dari Yamaha sendiri tidak ada arahan agar konsumen selalu membeli kredit. Kata dia, mau membeli tunai atau kredit sama-sama menjadi prioritas.

"Jadi kami sama sekali tidak membeda-bedakan konsumen. Semuanya sama. Kami akan tindak tegas apabila ada yang seperti itu, beberapa waktu lalu juga ada dan langsung kami tindak tegas," kata Yordan.

Nah, apakah Anda ada yang pernah mengalami pengalaman seperti itu ketika membeli motor Yamaha? Silahkan laporkan langsung ke CS Yamaha di nomor telepon (021) 2457-5555 / (021) 461-8000.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X