Jokowi Mau Resmikan Mobil Nasional Fin Komodo?

Kompas.com - 06/10/2018, 07:02 WIB
Presiden Joko Widodo dan mobil dari Fin Komodo. ISTIMEWAPresiden Joko Widodo dan mobil dari Fin Komodo.

JAKARTA, KOMPAS.com – Berangkat dari dukungan terhadap mobil Esemka, kemudian berlanjut ke mobil perdesaan AMMDes PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI), membuat citra pemerintah di era Joko Widodo cukup lekat dengan produk dalam negeri.

Namun kemudian apa kabarnya untuk produsen otomotif nasional (mobnas) lainnya seperti PT. Fin Komodo Teknologi? Apakah Presiden Republik Indonesia bakal menaruh perhatiannya, dan berusaha memberikan dukungan buat produk anak bangsa ini?

Direktur Pemasaran Fin Komodo Dewa Yuniardi mengatakan, sebelumnya produk prototipe miliknya berukuran mesin 1.000cc, yang sedang digarap bersama dengan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI, sudah pernah dilihat oleh Presiden Joko Widodo, sekitar dua tahun yang lalu.

Namun Dewa pesimistis orang nomor satu di Indonesia itu tertarik. Jadi masih ada keraguan, apakah nantinya Presiden akan ikut meluncurkan model prototipe miliknya, ketika sudah siap dipasarkan. Tentu saja apabila terpilih kembali.

“Kelihatannya belum ada ketertarikan, entah mungkin masih sibuk memikirkan yang lain atau bagaimana. Sampai saat ini belum ada belum ada omongan lanjutan,” tutur Dewa kepada KOMPAS.com, Jumat(5/10/2018).

Baca juga: FIN Komodo Anggap Angkutan Perdesaan Bukan Ancaman

Fin Komodo Baru di IIMS 2017Stanly/KompasOtomotif Fin Komodo Baru di IIMS 2017

“Namun malah pihak Menteri Pertahanan yang tertarik sudah menghubungi saya, mau beli produk yang 250cc,” ujar Dewa.

Fin Komodo sendiri sebelumnya tergabung di dalam Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asianusa), dengan tujuh anggota lainnya. Namun sampai saat ini, hanya Fin Komodo yang berhasil bertahan, sementara perusahaan nasional lainnya tumbang.

Kriteria anggota Asianusa yaitu konsep perancangan, analisis perancangan, pemilik perusahaan, manufaktur, dan perakitan dilakukan oleh orang Indonesia. Asianusa terbentuk pada 2010, para anggotanya mengembangkan produk di bawah 1.000cc dengan model kendaraan pedesaan.

“Lalu kami berharap juga dengan satu komando dari Presiden, yang menginstruksikan kepada seluruh lembaga di bawahnya untuk membeli produk nasional, termasuk Fin Komodo. Ini bisa membuka pasar pasti buat anak bangsa, buat bisa mandiri dan berkembang,” ucap Dewa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X