Cerita Penjual Mobil Bekas, Soal Dollar Naik dan Gejolak Politik

Kompas.com - 27/07/2018, 10:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemberitaan soal dollar Amerika Serkat (AS) yang naik dan panasnya suhu politik, jadi perbincangan hangat masyarakat akhir-akhir ini. Namun, sejauh mana sebenarnya dua hal tersebut berimbas pada pasar mobil bekas?

Herjanto Kosasih, Manajer Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengatakan, fenomena tersebut diakui tidak berpengaruh pada bisnis mobkas di tempatnya, khususnya soal kondisi politik, pilpres, pileg, atau pilkada.

“Kalau di mobil bekas relatif tidak teralu ada efek banyak, tapi nampaknya lebih ke mobil baru ya. Kami bahkan menganjurkan untuk menambah stok, agar konsumen yang lari dari mobil baru bisa banyak pilihan di mobkasnya,” ujar Herjanto kepada KOMPAS.com, Rabu (25/7/2018).

Hal senada juga disampaikan oleh Bayu Januar Head of Operation Development mobil88, meski punya penjelasan sedikit berbeda. Dirinya tak memungkiri, tak menutup kemungkinan juga mobkas kena imbas lantaran mobil  barunya terkena efek kondisi politik.

Baca juga: Penjualan Mobil Bekas Terstimulasi Penerapan Ganjil Genap

Konsumen mobil88 yang mencari mobil bekas.Istimewa Konsumen mobil88 yang mencari mobil bekas.

“Buat mobil88 sendiri, agenda politik tahun depan tidak berefek ke pasar mobkas. Namun jika memang cukup besar efeknya ke mobil baru, maka pasar mobkas pun akan kena juga. Namun tidak selalu berkorelasi langsung,” ucap Bayu.

Kebal Kenaikan

Terkait dengan dollar sendiri, Bayu menyampaikan belum menyusahkannya bisnisnya. Meski begitu, mereka tetap memonitor, dan bakal mempersiapkan upaya antisipasinya.

“Sejauh ini dari mobil88 belum ada pengaruh atas kenaikan dollar AS terhadap penjualan. Namun kami tetap monitor atas kenaikan dollar dan menyiapkan langkah antisipasi nya. Baru sebatas itu sih kami,” kata Bayu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.