Kompas.com - 20/07/2018, 11:02 WIB
Tabrakan akibat tidak bisa menjaga jaga jarak aman twitter.com/tmcpoldametroTabrakan akibat tidak bisa menjaga jaga jarak aman
Penulis Alsadad Rudi
|

BOGOR, KOMPAS.com - Menjaga jarak aman berkendara dianggap harus diterapkan oleh seluruh pengendara. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan beruntun.

Saran untuk menjaga jarak aman biasanya menggunakan patokan meter. Misalnya jika melaju pada kecepatan 40 kilometer per jam, maka jarak aman yang dibutuhkan 15 sampai 30 meter. Semakin cepat kendaraan, maka semakin panjang pula jarak aman yang dibutuhkan.

Baca juga: Panduan Jarak Aman Kendaraan Menurut Polisi

Meski demikian, bagi sebagian pengendara mengukur jarak aman dengan patokan meter mungkin relatif sulit. Karena itu, selain menggunakan meter, jarak aman ternyata juga bisa diukur dengan patokan detik.

Ilustrasi jaga jarak aman 3 detikivanhumphrey.blogspot Ilustrasi jaga jarak aman 3 detik

Dealer Skill Development Manager Honda Prospect Motor (HPM) Onsert Ophirio menyatakan, jarak aman kendaraan minimal paling ideal adalah 3 detik. Semakin cepat kendaraan, maka semakin bertambahnya pula jarak detiknya. Kondisi yang sama juga berlaku jika lintasan yang dilalui kondisinya sedang basah atau berpasir.

"Jadi bukan berapa meter, tapi menggunakan tiga detik," kata Onsert saat kegiatan Honda Safety Driving Clinic di kawasan Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (15/7/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pendapat serupa juga diketahui disampaikan Training Director Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan. Menurut Marcell, penghitungan bisa dilakukan dengan menentukan patokan benda statis yang dilalui kendaraan di depan dan mulai berhitung tiga detik. Saat kita melintasi benda itu tepat pada detik ketiga, maka jarak kita aman.

Baca juga: Mengapa Jarak Aman Mutlak Saat Berkendara?

"Bila masih kurang dari tiga detik namun benda itu sudah dilewati, berarti kecepatan kendaraan kita terlalu tinggi. Sehingga harus segera dikurangi, atau sebaliknya, justru terlalu lambat," ucap Marcell.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.