Panduan Jarak Aman Kendaraan Menurut Polisi

Kompas.com - 03/08/2016, 17:23 WIB
Ilustrasi jaga jarak aman 3 detik ivanhumphrey.blogspotIlustrasi jaga jarak aman 3 detik
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Sering kita dihadapkan dengan situasi terburu-buru hingga kadang tak mengindahkan jarak aman saat melaju dengan kecepatan tinggi. Situasi ini yang kerap membuat orang tak siap jika ada kejadian mendadak di depannya, dan terjadilah tabrakan beruntun.

Korlantas Polri punya rumus menentukan jarak aman, dihitung dari kecepatan mobil yang berada di belakang mobil lain. Rumus ini dituangkan dalam buku saku yang disebar gratis untuk umum berjudul Panduan Praktis Berlalu Lintas.

Dalam buku, disebut ada dua jarak yang harus diperhatikan, yakni jarak minimal dan jarak aman. Jarak minimal adalah jarak paling dekat yang tak boleh dilewati antara mobil belakang dengan depannya.

Hal ini untuk mengantisipasi jarak saat reaksi (jika ada kejadian rem mendadak) dan jarak untuk pengeraman maksimal di permukaan jalan yang kering.

Adapun jarak aman adalah jarak yang paling disarankan, terutama saat melaju di jalanan basak. Pengereman di jalan basah butuh waktu sedikit lebih lambat ketimbang kondisi aspal yang kering.

Berikut tabulasi jarak minimal dan jarak aman berdasarkan kecepatan mobil di belakang:

Kecepatan Kendaraan Jarak Minimal Jarak Aman
30 kpj 15 meter 30 meter
40 kpj 20 meter 40 meter
50 kpj 25 meter 50 meter
60 kpj 40 meter 60 meter
70 kpj 50 meter 70 meter
80 kpj 60 meter 80 meter
90 kpj 70 meter 90 meter
100 kpj 80 meter 100 meter
120 kpj 100 meter 120 meter
dst dst dst

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X