Penjelasan Sokonindo Soal Merek DFSK

Kompas.com - 08/06/2018, 10:05 WIB
DFSK Glory 580.FEBRI ARDANI/KOMPAS.com DFSK Glory 580.

JAKARTA, KOMPAS.com Sokonindo Automobile menjelaskan punya dua lini bisnis kendaraan, yaitu mobil komersial dan mobil penumpang, yang dijual menggunakan satu merek, yakni DFSK.

Hal itu menjawab kebingungan sebelumnya atas anggapan kedua lini kendaraan tersebut dijual dengan merek berbeda, Sokonindo dan DFSK.

Baca juga: Sokon Pisahkan Mobil Komersial dan Penumpang di Indonesia

Sokonindo memperkenalkan diri lewat mobil komersial yaitu pikap kecil Super Cab 1.3L dan 1.5L pada Juli 2017 di Jakarta Fair Kemayoran.

Lantas untuk pertama kalinya, model mobil penumpang SUV Glory 580 yang masih setir kiri muncul di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada Agustus 2017. Versi setir kanan sudah mejeng di Indonesia International Motor Show (IIMS) pada April lali.

Baru-baru ini, CEO Sokonindo Automobile Alexander Barus mengungkap setelah pabrik di Cikande berdiri pada 2015, mereka sudah pernah memproduksi pikap mungil 1.000cc, sebelum Super Cab dan Glory 580 lahir.

Namun belakangan pikap 1.000cc itu urung dipasarkan karena strategi perusahaan berubah.

Baca juga: Sokonindo Sempat Batal Jual Pikap 1.000 cc

Sokonindo tidak mau punya citra sebagai produsen mobil komersial, sebab itu sekarang mereka mendorong Glory 580 dengan merek DFSK ke permukaan agar lebih dikenal masyarakat.

Baca juga: Alasan Sokonindo Fokus Jual Glory 580 Ketimbang Pikap

Sokonindo Super Cab Sokonindo Super Cab

Tidak terpisah

Franz Wang, Marketing Director Sokonindo Automobile, mengatakan, merek DFSK sebenarnya adalah merek mobil penumpang. Target perusahaan menjadi ahlinya SUV di Indonesia.

“Pada masa lalu iya kami sudah memproduksi model Super Cab untuk mengecek kehalusan pabrik memproduksi. Dan untuk tahun ini kami telah meluncurkan merek DFSK dan Glory 580 sebagai model mobil penumpang pertama. Jadi Anda bisa mempertimbangkan DFSK di sini sebagai merek SUV,” kata Franz. di Bandung, Selasa (5/6/2018).

Walau begitu Franz juga menjelaskan Super Cab tetap dijual menggunakan merek DFSK dan dia mengingatkan standar kualitasnya sama seperti Glory 580 sebab diproduksi di pabrik yang sama.



Terkini Lainnya

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

News
Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Aksesoris
Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Tips N Trik
Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Tips N Trik
Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

News
Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

News
Fungsi 'Coating' untuk Mobil Bekas

Fungsi "Coating" untuk Mobil Bekas

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

News
Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

News
Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan 'Garuk Tanah' Kawasaki

Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan "Garuk Tanah" Kawasaki

News
Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

News
Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

News
Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux 'Single Cabin'

Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux "Single Cabin"

Teknologi
Cara Mudah Merawat Busi Tetap Prima

Cara Mudah Merawat Busi Tetap Prima

Tips N Trik

Close Ads X