Sokon Pisahkan Mobil Komersial dan Penumpang di Indonesia

Kompas.com - 28/03/2018, 12:16 WIB
Sokonindo Super Cab Dok. AphitSokonindo Super Cab

Jakarta, KOMPAS.comSokonindo Automobile sudah memulai bisnis penjualan kendaraan pada tahun lalu dengan pikap Supercab. Menjelang peluncuran Glory 580 pada April nanti, Sokonindo telah merancang strategi agar memisahkan SUV ini dari kesan mobil komersial.

Strateginya yaitu memisahkan merek mobil komersial dengan penumpang. Merek Sokon bakal digunakan untuk Supercab dan produk masa depan mobil komersial lainnya, sedangkan buat mobil penumpang, termasuk Glory 580, akan memakai DFSK (Dongfeng Sokon).

“ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) tetap sama, tapi kami pisah. Secara resmi belum kami umumkan, tapi sudah dibicarakan ke diler,” ungkap Elias Sugita Handoyo, Area Manager Sokonindo Automobile, Senin (26/3/2018).

Tampak depan Sokon Glory  580Stanly/KompasOtomotif Tampak depan Sokon Glory 580

Pemisahan itu sudah terlihat di acara GIICOMVEC (Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle) pada awal Maret lalu. Sokonindo tidak membawa embel-embel DFSK.

Walau dipisah, namun jaringan diler tetap sama. Artinya satu diler Sokonindo bisa menjual mobil komersial dan mobil penumpang.

Baca: Sokon Jadikan Indonesia Basis Produksi ASEAN dan Global

Sokonindo Automobile merupakan perusahaan patungan Sokon Group (Hongkong) dengan PT Kaisar Motor Indonesia. Di China, Sokon berafilisasi dengan merek senegara lainnya, Dongfeng.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X