Ingat, Ganjil-Genap di Dua Gerbang Tol Cikampek Mulai Berlaku Besok

Kompas.com - 11/03/2018, 09:35 WIB
GT Bekasi Barat Kompas.com / Dani PrabowoGT Bekasi Barat
Penulis Alsadad Rudi
|

Jakarta, KOMPAS.com - Paket kebijakan untuk mengatasi kepadatan kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek resmi diberlakukan pada Senin (12/3/2018) besok. Salah satu bagian dari paket kebijakan tersebut adalah penerapan skema ganjil genap untuk kendaraan pribadi pada akses gerbang tol prioritas Bekasi Timur dan Bekasi Barat arah Jakarta. Penerapan skema ganjil genap berlaku tiga jam, tepatnya dari pukul 06.00-09.00 pada hari Senin-Jumat, kecuali hari libur nasional.

Untuk memastikan kelancaran paket kebijakan ini, pengguna jalan tol diharapkan dapat berpartisipasi untuk menyukseskan kebijakan tersebut. Khusus untuk pengguna kendaraan pribadi telah disiapkan kantong parkir di Mega City Bekasi Barat dan Grand Dhika Bekasi Timur dengan tarif flat Rp 10.000 dan ongkos bus Transjabodetabek premium Rp 20.000 untuk sekali perjalanan. Kantong parkir sudah mulai dibuka sejak pukul 05.00.

Baca juga : Catat, Jadwal Bus Saat Kebijakan Ganjil Genap Berlaku di GT Bekasi

Transjabodetabek Premium disediakan untuk mengakomodasi dampak ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan Timur, Kamis (8/3/2018)Stanly Ravel Transjabodetabek Premium disediakan untuk mengakomodasi dampak ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan Timur, Kamis (8/3/2018)

"Pemerintah berharap masyarakat beralih ke Transjabodetabek daripada menggunakan kendaraan pribadi dalam kondisi yang menimbulkan cost tinggi," kata Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ) Bambang Prihartono melalui keterangan tertulisnya, Kamis (8/3/2018).

Untuk tahap awal, ada 48 unit bus premium yang disediakan. Namun, bila minat masyarakat cukup tinggi untuk beralih menggunakan bus, tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan ditambah. Dari 48 armada yang disediakan, 23 di antaranya berada di Bekasi Timur yang berangkat dari Bekasi Trade Center dan LRT City Grand Dhika. Sementara, 25 lainnya berada di Bekasi Barat yang akan diberangkatkan dari Summarecon dan Mega City.

Baca juga : Cara Dapat Tarif Flat di Kantong Parkir Saat Ganjil Genap Tol Bekasi

Tempat parkir yang disediakan manajemen Mega Bekasi untuk parkir kendaraan masyarakat saat ganjil genap, Senin depan. Foto diambil Kamis (8/3/2018)Kompas.com/Setyo Adi Tempat parkir yang disediakan manajemen Mega Bekasi untuk parkir kendaraan masyarakat saat ganjil genap, Senin depan. Foto diambil Kamis (8/3/2018)

Bagi pemilik kendaraan yang berminat menggunakan fasilitas ini caranya mudah. Setelah mengambil tiket di loket masuk parkir, arahkan menuju ke ramp parkir P2A. Pilih bus Transjabodetabek tujuan ke Jakarta. Beberapa tujuannya antara lain Plaza Senayan, Kuningan, Blok M, Thamrin City, Tebet, Podomoro City, dan Mal Sunter.

Setelah itu jangan lupa menyimpan karcis Transjabodetabek premium untuk mendapatkan fasilitas tarif parkir flat Rp 10.000. Karcis Transjabodetabek ditunjukan bersama dengan karcis parkir.

Kepadatan Tol Cikampek - Suasana kepadatan arus lalu lintas jalan tol Cikampek di kawasan Bekasi Barat, Jawa Barat, Senin (17/7/2017). Keberlangsungan tiga proyek sekaligus di ruas tol tersebut, yaitu proyek LRT, pengembangan tol susun Cikampek dan kereta cepat mengakibatkan arus lalu lintas semakin padat. Masyarakat pengguna tol Cikampek dihimbau untuk menggunakan transportasi umum atau menggunakan jalan arteri sebagai jalur alternatif agar tidak terjebak dalam kemacetan.KOMPAS/RIZA FATHONI Kepadatan Tol Cikampek - Suasana kepadatan arus lalu lintas jalan tol Cikampek di kawasan Bekasi Barat, Jawa Barat, Senin (17/7/2017). Keberlangsungan tiga proyek sekaligus di ruas tol tersebut, yaitu proyek LRT, pengembangan tol susun Cikampek dan kereta cepat mengakibatkan arus lalu lintas semakin padat. Masyarakat pengguna tol Cikampek dihimbau untuk menggunakan transportasi umum atau menggunakan jalan arteri sebagai jalur alternatif agar tidak terjebak dalam kemacetan.

Merujuk data PT Jasa Marga (Persero) Tbk, tak kurang dari 560.000 kendaraan yang melintasi Tol Jakarta-Cikampek setiap harinya. Adapun yang melintasi GT Bekasi Barat dan Bekasi Timur mencapai 39.000 kendaraan. Sementara, pada jam diterapkannya kebijakan pembatasan, ada sekitar 8.000 kendaraan yang melintas.

Dari total kendaraan yang melintas di tol tersebut, menurut Bambang, 70 persen di antaranya merupakan kendaraan Golongan I atau kendaraan pribadi. Ia pun berharap, dengan adanya kebijakan ini, pengguna kendaraan pribadi di Tol Jakarta-Cikampek akan berkurang lantaran mereka beralih moda transportasi massal. Paling tidak, kemacetan yang selama ini cukup mengular di GT Bekasi Timur dan Bekasi Barat dapat berkurang.

Baca juga : Jika Sukses, Sistem Ganjil Genap di Pintu Tol Akan Diperluas

Selain kendaraan pribadi, pengaturan jam operasional juga diberlakukan untuk angkutan barang Golongan 3, 4 dan 5. Waktu dan hari pemberlakukan jam operasional untuk angkutan barang sama seperti kendaraan pribadi. Hanya saja untuk angkutan barang pengaturannya diberlakukan dua arah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X