Jika Masih Harus ke Samsat, Apa Istimewanya BPKB "Online"?

Kompas.com - 13/11/2017, 19:02 WIB
 Suasana di ruang pelayanan pengurusan Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) di Direktorat Lalu Lintas Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/11/2017) KompasOtomotif/Alsadad Rudi Suasana di ruang pelayanan pengurusan Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) di Direktorat Lalu Lintas Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/11/2017)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya meluncurkan layanan pengurusan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor dengan sistem online pada Senin (13/11/2017).

Penerapannya ditandai dengan peresmian "Sistem BPKB Terintegtasi" di Kantor Samsat (Satuan Manunggal di Bawah Satu Atap), Direktorat Lalu Lintas Mapolda Metro Jaya.

Meski menggunakan istilah online, cara untuk mengurus BPKB ini tidak berbeda dengan BPKB konvensional. Sebab, pemohon tetap harus ke Samsat untuk melakukan proses pembayaran dan pengambilan BPKB-nya itu sendiri.

Jika masih harus ke samsat, apa istimewanya layanan BPKB online?

Baca juga: BPKB "Online" Resmi Berlaku, Begini Cara Mengurusnya

Dalam menjalankan layanan BPKB online, polisi diketahui menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Agen Pemegang Merek (APM), serta lembaga pembiayaan. Hal itu bertujuan untuk mengintegrasikan data untuk dokumen yang nantinya akan dibawa pemohon saat akan mengurus pengajuan BPKB. Dengan cara ini, pemohon tidak perlu lagi mengantre lama.

Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor.

BPKB online berlaku baik untuk pengajuan baru ataupun pergantian kepemilikan. Begitu tiba di samsat, pemohon diminta untuk menunjukkan berkas BPKB lama (untuk permohonan pergantian kepemilikan) dan berkas dari diler ataupun lembaga pembiayaan (untuk pengajuan baru).

Baca juga: Pengurusan BPKB "Online" Dijanjikan Selesai dalam 2 Menit

Setelah berkas dinyatakan lengkap, pemohonan akan diberikan kartu RFID (Radio Frequency Identification) untuk akses masuk ke tempat pengurusan BPKB.

Pengurusan BPKB online diawali dengan pemohon diminta mengisi e-form. Dalam proses ini, pemohon tidak perlu lagi mengisi seluruh kolom yang ada pada formulir, tetapi cukup menuliskan nomor induk kependudukan (NIK)-nya. Jika NIK yang dimasukan benar, seluruh kolom formulir akan terisi secara otomatis.

Peresmian Sistem BPKB Terintegtasi di Direktorat Lalu Lintas Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada Senin (13/11/2017). Peluncuran sistem ini juga menandai mulai berlakunya sistem pengurusan Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) online di wilayah hukum Polda Metro Jaya.KompasOtomotif/Alsadad Rudi Peresmian Sistem BPKB Terintegtasi di Direktorat Lalu Lintas Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada Senin (13/11/2017). Peluncuran sistem ini juga menandai mulai berlakunya sistem pengurusan Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) online di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Setelah terisi, formulir akan diprint untuk kemudian dibawa pemohon ke loket pembayaran bank. Setelah pembayaran dilakukan, pemohon tinggal menyerahkan berkas ke loket pendaftaran.

Apabila berkas telah diserahkan ke loket pendaftaran, pemohon diminta untuk duduk menunggu untuk nantinya dipanggil di loket penyerahan. Setelah beberapa menit, pemohon akan dipanggil petugas di bagian loket penyerahan untuk mengambil BPKB yang diurusnya. 

Selain mengintegrasikan data untuk dokumen pemohon, sistem online yang dimaksud dalam layanan BPKB online ini adalah adanya Sistem BPKB Integrasi.

Baca juga: Belasan Fitur-fitur yang ada di Sistem BPKB Terintegrasi

Sistem BPKB Terintegrasi terpusat pada situs bpkb.net. Sistem ini memuat belasan fitur yang terkait erat dengan proses pengurusan BPKB. Fitur-fitur yang dapat diakses secara online inilah yang belum ada pada sistem pengurusan BPKB yang terdahulu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X