Kawal Gesits, Jonan Bakal Koordinasi ke Kementerian Terkait

Kompas.com - 19/10/2017, 17:22 WIB
Menteri ESDM ketika mencoba skuter listrik Gesits, Kamis (19/10/2017). Ghulam/KompasOtomotifMenteri ESDM ketika mencoba skuter listrik Gesits, Kamis (19/10/2017).
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Setelah mendapat bimbingan dan support langsung Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), kali ini giliran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang ikut dorong Gesits, calon skuter listrik nasional untuk terus berkembang.

Seperti diketahui, ESDM sendiri saat ini menjadi inisiator penerbitan Peraturan Presiden tentang Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Untuk Transportasi Jalan, sebagai kelanjutan dari Perpres nomor 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, kalau pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian terkait, termasuk soal bea masuk dan penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Saya akan lapor ke Menteri Perhubungan, terkait cara penerbitan STNK, karena saat ini masih menggunakan cc. Padahal sekarang semestinya juga sudah bisa berbasis volt atau Kw,” ujar Jonan, Kamis (19/10/2017).

Baca juga : Jonan Bakal Laporkan Gesits ke Presiden Jokowi

“Nanti saya akan memberitahu kepada Menteri Keuangan bahwa perlakuan terhadap motor listrik itu sama dengan sepeda motor biasa.  Jadi kalau komponennya bebas bea ya bebas bea. Karena ini dibuat di sini, yang penting harganya bisa berkompetisi,” tutur Jonan.

Jonan menyebut kalau sejumlah kementerian lainnya, punya semangat yang sama seperti ESDM, seperti  Kementerian Perindustrian yang akan mengurus soal indutrialisasinya, kemudian BPPT dari urusan riset.

“Lainnya juga semangat, kami sama, cuma saya dari urusan energinya,” kata Jonan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.