Sepele, Tapi Bisa Bikin Mobil Terbakar - Kompas.com

Sepele, Tapi Bisa Bikin Mobil Terbakar

Kompas.com - 05/09/2017, 07:23 WIB
Honda Brio kebakaran di Grand WisataIstimewa/Doddy Honda Brio kebakaran di Grand Wisata


Jakarta, KompasOtomotif - Kasus terbakarnya Honda Brio milik Doddy Matin Zufadhli Warga Tambun, Bekasi, Jawa Barat, menjadi sorotan utama beberapa media sepekan terakhir. Penyebabnya masih menjadi misteri, karena mobil tersebut terbakar dalam kondisi mesin mati, setelah tidak digunakan sekitar sehari.

Beberapa prediksi berkembang, mulai dari power bank yang masih terhubung dengan lubang pematik listrik (lighter) sampai akibat modifikasi audio ringan yang dilakukan korban. Namun hal tersebut dibantah, menurut korban tidak ada barang apapun di dalam kabin saat ditinggalkan, bahkan soal audio dia mengatakan aman karena dikerjakan oleh bengkel berpengalaman.

"Tidak mengubah kelistrikan. Ubahan sederhana saja untuk audio. Barangnya juga bukan barang sembarangan dan dilakukan di tempat terpercaya, tempat orang kontes audio. Ubahannya ada di speaker, head unit, dan power," kata Doddy yang dikutip dari Otomania, Senin (4/9/2017).

Merunut dari pernyataan Doddy, KompasOtomotif coba berbincang dengan beberapa bengkel ahli dan pakar safety dalam dunia Otomotif. Salah satunya Imam Choiri atau akrab disapa Apre pemilik bengkal AP Speed di Cipinang, Jakarta Timur. Menurut Apre, bila dalam kondisi mobil mati apalagi untuk ukuran mobil baru, sangat minim potensi timbul kebakaran akibat faktor internal.

Baca : Kondisi "Mati", Apa Mobil Bisa Korslet dan Terbakar ?


"Mesin mati bukan berarti tidak ada listrik, masih ada di dinamo starter, alternator, dan aki, atau mungkin alarm. Kasus kemarin yang saya baca, mobil dalam kondisi standar katanya, tapi kalau memang ada ubahan yang terkait soal kelistrikan bisa bikin terjadinya hubungan arus pendek, itu mungkin sekali jadi faktor eksternal," ucap Apre saat dihubungi KompasOtomotif, Senin (4/9/2017).

Hal senada juga diutarakan, Wahyu Tanuwidjaja, Direktur dan Pemilik PT. Audioworkshop. Wahyu mengatakan modifikasi audio erat hubungannya dengan kelistrikan, biasanya untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan maka akan ada sekring yang berguna sebagai pengaman dalam menginstalasi audio yang notabennya merupakan aksesori tambahan.

Meski demikian, keduanya mengakui tidak bisa berandai-andai atau berspekulasi sebelum ada bukti dari investigasi yang kabarnya sudah dilakukan oleh pihak Honda Prospect Motor (HPM).

Tikus dan Tiga Unsur Api

Beda dengan Wahyu dan Apre, Jusri Pulubuhu selaku Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC) menjelaskan ada beberapa faktor eksternal lain yang bisa membuat mobil terbakar. Bahkan hal tersebut terkadang tidak disadari atau disepelekan.

Baca : Jangan Tinggalkan Benda-benda Ini di Dalam Mobil

"Yang menyebabkan kebakaran karena faktor luar, ada banyak hal. Mulai dari kebiasaan menyimpan korek gas di dalam kabin, pewangi badan, atau semua cairan yang mengandung aerosol (tabung semprot), itu kan mudah terbakar, apalagi di dukung dengan perubahan suhu yang drastis di dalam kabin," ucap Jusri.

Menurut Jusri bila melihat dari beberapa berita di media, lokasi terbakarnya Brio lebih terlihat di carport karena lebih terbuka, tidak seperti garasi yang umumnya yang tertutup rapat. Hal ini bisa mengundang beberapa kemungkinan lain, contoh paling dekat seperti adanya tikus yang masuk ke sektor mobil dan mengerogoti kabel.

Honda Brio kebakaran di Grand WisataIstimewa/Doddy Honda Brio kebakaran di Grand Wisata

"Mungkin saja karena tikus, sudah banyak kejadian mobil terbakar akibat kabel terputus digigit tikus. Dalam kondisi kebel yang telanjang, dan saling berhubungan akan menimbulkan shortcut," kata Jusri.

Jusri menjelaskan, disadari atau tidak mobil atau kendaraan yang kita gunakan sebenarnya sudah membawa tiga unsur api, yakni bahan bakar, oksigen, dan sumber panas. Hal ini juga sering diabaikan oleh pengguna kendaraan.

"Sudah ada bahan bakar, udara banyak, tinggal tunggu sumber panas saja dari mana. Penyebabnya juga banyak, bisa dari matahari, gesekan, listrik, reaksi kimia, dan lain-lain. Kita lihat saja nanti gimana hasil investigasinya," ucap Jusri



EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Jadwal Uji Coba Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta

Jadwal Uji Coba Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta

News
Siasati Rasa Lelah saat Terjebak Macet

Siasati Rasa Lelah saat Terjebak Macet

Tips N Trik
Jika Pajak Sedan Turun, Mercy Belum Pasti Turun Harga

Jika Pajak Sedan Turun, Mercy Belum Pasti Turun Harga

News
Dimana Tempat Tes Psikologi untuk Pemohon SIM?

Dimana Tempat Tes Psikologi untuk Pemohon SIM?

News
Mercy Mau Langsung Rakit Mobil Listrik

Mercy Mau Langsung Rakit Mobil Listrik

News
Balik dari Kampung Halaman Jangan Tunggu 23 dan 24 Juni

Balik dari Kampung Halaman Jangan Tunggu 23 dan 24 Juni

News
Hari Pertama Simulasi Uji Psikologi SIM

Hari Pertama Simulasi Uji Psikologi SIM

News
Mercedes Pastikan Ikut GIIAS 2018

Mercedes Pastikan Ikut GIIAS 2018

News
Cek Tutup Radiator Sepeda Motor

Cek Tutup Radiator Sepeda Motor

Tips N Trik
Skutik Honda SH150i Menghilang

Skutik Honda SH150i Menghilang

News
Ingat, Ganjil-Genap Jakarta Sudah Berlaku Lagi

Ingat, Ganjil-Genap Jakarta Sudah Berlaku Lagi

News
Biaya Mudik Jakarta-Surabaya PP Pakai Datsun Cross

Biaya Mudik Jakarta-Surabaya PP Pakai Datsun Cross

Feature
Lorenzo Tanpa Beban Kejar Marquez

Lorenzo Tanpa Beban Kejar Marquez

Sport
Komentar Rossi buat Sang Murid, Galang Hendra

Komentar Rossi buat Sang Murid, Galang Hendra

Sport
Ganjil-Genap saat Asian Games Dibuat 15 Jam Sehari

Ganjil-Genap saat Asian Games Dibuat 15 Jam Sehari

News
Close Ads X