Kompas.com - 18/02/2017, 15:43 WIB
|
EditorAgung Kurniawan


DEMAK,KOMPAS.com
- Libur akhir pekan adalah waktu yang sangat ditunggu oleh setiap orang. Masing-masing punya agenda sendiri untuk memanfaatkan waktu luang tersebut. Bagi para pencinta olah raga ekstrem yang tergabung dalam Kalijogo Jip Community, weekend adalah kesempatan yang ditunggu tunggu untuk berkumpul dan menjelajah alam bersama.

Komunitas jeep yang digawangi oleh Budi Kisyanto, mulai menggelar lintas alam bersama sejak lima tahun silam, hingga kini sudah 40 an anggota yang tergabung di dalamnya. Latar belakang profesi yang berbeda disatukan oleh hobi mereka yang sama, yakni olah raga ekstrem di tempat terbuka.

"Anggota kita dari berbagai kalangan, ada TNI, polisi, PNS, politikus, karyawan swasta, maupun pengusaha," kata Budi Kisyanto, Ketua Kalijogo Jip Community, akhir pekan lalu.

Kali ini ini, Kalijogo Jip Community melakukan perjalanan lintas alam di hutan selatan Kabupaten Demak yang berbatasan dengan wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang.

"Ini jalur trek baru kok Mas, jadi nanti siap siap dengan medan yang belum pernah dirambah. Navigator akan memandu kita, " kata Budi.

Benar saja, lahan lahan yang masih perawan adalah bukti bahwa jalur ini belum pernah dilalui kendaraan bermotor sebelumnya. Navigator dengan penuh konsentrasi membuka jalan bagi para peserta. Medan berat dilibas dengan enteng oleh para penggemar olahraga ekstrem ini. 

Adrenalin terpacu setiap kali kendaraan melintas di bidang tanah sempit yang berbatasan dengan tebing maupun menyeberangi sungai yang berbatu besar. Kompas.com yang ikut dalam tour ini merasakan juga tantangan alam setiap kali jip terperosok di lumpur.

KOMPAS.com/ARI WIDODO Konvoi jip dari Kalijogo Jip Community di hutan Jragung Demak. Sabtu (11/2/2017) hingga Minggu (12/2/2017), Kalijogo Jip Community melakukan perjalanan lintas alam di hutan selatan Kabupaten Demak yang berbatasan dengan wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Bahu-membahu

Satu hal yang membuat kagum adalah solidaritas anggota yang bahu membahu saat ada salah satu jip terperosok ke jurang. Semua pengemudi maupun penumpang turun untuk menarik jip. Tak ada yang berpangku tangan.

Tapi karena medan terlalu curam, jip tak berhasil diangkat dengan tali. Akhirnya, pengemudi menyiasatinya dengan maju sejengkal demi sejengkal hingga sampai ke tempat yang agak landai. Jip berhasil kembali ke jalur setelah melewati perjuangan panjang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.