35.000-an Unit Mobkas Terjual di WTC Mangga Dua pada 2015

Kompas.com - 04/01/2016, 16:42 WIB
Shoowroom mobil bekas Priyombodo Shoowroom mobil bekas
|
EditorAgung Kurniawan


Jakarta, KompasOtomotif
– Sepanjang 2015 penjualan mobil bekas (mobkas) di pusat mobkas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara terjual sebanyak 37.859 unit. Hasil tersebut, diklaim meningkat sekitar 800 hingga 1.000 unit lebih jika dibandingkan dengan 2014.

Menurut pengakuan Senior Manager Marketing WTC Mangga 2 Herjanto Kosasih, meski nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sempat tembus Rp 14.000 dan terjadi penurunan daya beli masyrakat, tetapi hasil penjualan 2015 bisa lebih baik dari 2014.

“Kita juga bingung kenapa bisa seperti itu. Tetapi, yang jelas kita dapat untung, karena daya beli menurun masyarakat membeli mobil menjadi hati-hati mereka tidak ingin membeli di tempat sembarangan atau showroom di pinggir jalan. WTC Mangga 2 menjadi pilihan mereka karena pilihannya cukup beragam,” ujar Herjanto kepada KompasOtomotif, Senin (4/1/2016).

Lebih dari itu, hasil penjualan mobkas 2015 itu juga mampu melebihi dari target yang sudah ditentukan, yakni mulai dari 36.000 unit sampai Rp 40.000 unit. “Pada 2014, kita jualan di angka 36.000 unit lebih dan sekarang di atas 37.000 unit. Cukup bagus meski kondisi perekonomian Indonesia sedang menurun,” katanya.

MPV Masih Mendominasi

Herjanto menambahkan, dari 37.859 unit mobkas yang terjual sepanjang 2015, kendaraan multi guna bawah (Low Multi Purpose Vehicle/LMPV) tetap mendominasi, kedua mobil perkotaan (city car) dan terakhir Sport Utility Vehicle (SUV).

“Avanza, Xenia, Ertiga masih mendominasi dan sekarang ini Mobilio mulai masuk. Angkanya berapa saya kurang tahu persisnya, yang jelas segmen mobil sejuta umat ini masih sangat laris,” kata Herjanto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X