Kompas.com - 21/10/2015, 16:54 WIB
CEO Dorna Sport Carmelo Ezpeleta, Tinton Soeprapto, Ananda Mikola dan Gatot S Dewa Broto saat Press Conference di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu (21/10/2015). Aditya Maulana, KompasOtomotifCEO Dorna Sport Carmelo Ezpeleta, Tinton Soeprapto, Ananda Mikola dan Gatot S Dewa Broto saat Press Conference di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu (21/10/2015).
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Organisasi penyelenggara balapan MotoGP, Dorna Sport sangat menginginkan Indonesia menjadi salah satu negara tuan rumah MotoGP pada 2017 mendatang. Pernyataan itu diutarakan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta, di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Kami bersama dengan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) sudah memberikan salah satu tempat ronde di 2017 kepada Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP. Sudah banyak negara yang antre ingin menjadi tuan rumah, kami ingin Indonesia salah satu negaranya,” ucap Ezpeleta saat konferensi pers, Rabu (21/10/2015).

Selain Indonesia, Dorna menambahkan, Kazakhstan, Thailand, Brazil hingga Finlandia juga ikut antre untuk menjadi tuan rumah MotoGP 2017. Tapi, di antara semua itu Indonesia yang prosesnya sudah sejauh ini, sehingga diharapkan segera memenuhi persyaratan hingga akhir November 2015 mendatang.

“Ada banyak kendala terkait dengan birokrasi, namun kami akan terus bekerjasama dengan pemerintah Indonesia dan mereka juga akan bekerja keras untuk mewujudkan rencananya menjadi tuan rumah MotoGP 2017 nanti,” ucapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Menpora Gatot S Dewa Broto menambahkan, persyaratan yang diberikan Dorna Sport sesegera mungkin akan dipenuhi sehingga awal 2016 mendatang sudah bisa melakukan tanda tangan kontrak perjanjian.

“Jadi targetnya awal 2016 mendatang kita sudah melakukan tanda tangan kontrak dengan Dorna Sport. Jika Keppres belum selesai di akhir November tidak apa-apa karena bisa menyusul, karena yang terpenting adalah letter of intent (LOI), dan master plant,” ujar Gatot di tempat yang sama.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.