Kompas.com - 07/07/2014, 08:00 WIB
Ilustrasi: Arus Mudik di Jalur Selatan - Pemudik melintas di Jalan Wates KM 12, Sedayu, Bantul, DI Yogyakarta, yang merupakan bagian dari jalur selatan Pulau Jawa, Senin (13/8/2012).   KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOIlustrasi: Arus Mudik di Jalur Selatan - Pemudik melintas di Jalan Wates KM 12, Sedayu, Bantul, DI Yogyakarta, yang merupakan bagian dari jalur selatan Pulau Jawa, Senin (13/8/2012).
|
EditorAris F. Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif — Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kelelahan, obat paling mujarab tentu beristirahat. Masalahnya, banyak pengemudi yang tidak menyadari kalau kemampuannya berkurang karena kelelahan, berkendara seolah masih normal padahal sudah dipaksakan.

Dalam kondisi normal, perjalanan dengan lalu lintas padat menguras tenaga pengemudi, masih ditambah lagi dilakukan sambil menjalani ibadah puasa. Lembaga pelatihan keterampilan mengemudi, Real Driving Centre (RDC), menjelaskan, puasa memengaruhi fungsi kognitif dan memiliki efek langsung pada kemampuan mengemudi. Salah satu dampak terbesar puasa adalah rasa lelah sebab aktivitas tidak diimbangi suplai energi dari tubuh.

Berikut ciri-ciri lelah saat mengemudi yang harus langsung ditangani dengan istirahat:
1. Susah membuka mata.
2. Sulit menjaga kepala tetap tegak.
3. Tidak dapat berhenti menguap.
4. Berangan-angan.
5. Tidak ingat jalan yang dilalui.
6. Sering bermanuver untuk mengembalikan kendaraan ke jalur yang benar.
7. Sering mempercepat dan memperlambat laju kendaraan.

Beristirahat dengan tidur singkat 15–30 menit sangat berharga masih lebih baik dibanding memaksakan tubuh dengan menyuplai suplemen atau kafein. Rasa lelah bukan untuk dihindari karena cepat atau lambat kemampuan optimal tubuh pasti mereda.

Marcel, instruktur RDC, mengungkapkan, kecelakaan lebih sering terjadi jelang sampai tujuan. “Penyebabnya tetap kelelahan yang tertutup kepercayaan diri tinggi dan rasa senang sudah mau tiba di lokasi. Konsentrasi menurun jadi sering kali lengah,” jelasnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X