Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BMW Kembangkan Proses Isi Ulang Nirkabel untuk i3 dan i8

Kompas.com - 14/07/2014, 11:28 WIB
Donny Apriliananda

Penulis

Sumber carscoops

Munich, KompasOtomotif – Pengisian ulang mobil listrik dengan metode induktif tampaknya akan menjadi teknnologi masa depan, dan BMW ingin menjadi bagian dari itu. Produsen mobil mewah dari Jerman itu mengumumkan sedang berkonsentrasi mengembangkannya di model i3 dan i8.

Keuntungan teknologi inductive power supply akan menggantikan stasiun pengisian ulang dan menghilangkan koneksi kabel yang seperti selama ini dilakukan. Agar teknologi ini efektif dalam hal biaya, BMW Group dan Daimler AG menandatangani kerjasama untuk standardisasi teknologi ini, yang kemudian juga bisa dimanfaatkan untuk mobil hibrida.

carscoops Medan magnet akan ditimbulkan dari dua kompoen, satu pada mobil dan satunya lagi di lantai.

Sistem terdiri dari dua komponen, koil sekunder di bagian bawah mobil, lalu ada pelat dasar yang terintegrasi dengan koil primer diletakan di lantai, misalnya lantai garasi atau parkiran. Energi listrik akan disalurkan tanpa kabel via medan magnet yang ditimbulkan antara dua koil dengan tegangan 3,6 kW.

BMW mengatakan metode ini menjadikan pengisian ulang lebih efisien 90 persen. Tujuan lain, mempercepat waktu pengisian. Jika saat ini pengisian dengan metode konvensional pada tegangan 3,6 kW dilakukan dalam tiga jam, dengan metode wireless kurang dari dua jam. Pengguna mobil bisa memantau perkembangan baterai via gadget.

Ke depan, juga ada kemungkinan dikembangan pengisian bertegangan 7 kW untuk semakin mempercepat waktu pengisian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com