Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PPKM Level 4, Lalin Tol Menuju Jakarta Meningkat 30 Persen

Kompas.com - 30/07/2021, 07:02 WIB
Aprida Mega Nanda,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya mengungkapkan mobilitas masyarakat di DKI Jakarta mengalami peningkatan sejak diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, peningkatan mobilitas tersebut terjadi karena sebagian sektor non-esensial dan non-kritikal dibuka kembali di masa PPKM level 4 ini.

“Tiga hari terakhir ini terjadi peningkatan mobilitas oleh masyarakat. Mungkin hal ini memang (karena) di PPKM level 4 yang terakhir ini kan ada ketentuan bahwa bengkel, barber shop, laundry itu sudah mulai buka. Pekerja-pekerjanya berarti sudah melaksanakan mobilitas,” ucap Sambodo, Kamis (28/7/2021).

Baca juga: Cara Menghilangkan Bunyi Dengung pada Gardan Mobil

Selain di jalan arteri, peningkatan mobilitas masyarakat terpantau terjadi di tiga gerbang utama menuju Jakarta. Volume lalu lintas di tiga gerbang tol ke Jakarta tercatat mengalami peningkatan hingga 30 persen selama 3 hari terakhir ini.

“Kalau dihitung dari volume arus lalu lintas dari tiga gerbang tol utama yang menuju Jakarta, yaitu Ciliitan, Tomang dan Halim bahkan terjadi peningkatan sampai dengan 30 persen dibandingkan dengan minggu sebelumnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sambodo mengatakan, selama PPKM level 4 ini berlaku, pemeriksaan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) di titik-titik penyekatan masih diberlakukan. Namun sudah tidak ada lagi antrean di titik penyekatan.

“Masih kita berlakukan. Petugasnya sama, yang melintasnya sama, setiap hari ketemu jadi kan dia pasti hapal orang punya STRP atau enggak. Sehingga terlihat seperti longgar padahal memang dari jauh dia sudah punya STRP sudah menunjukkan dan sudah ketemu,” kata dia.

Baca juga: Dispensasi buat Masa Berlaku SIM yang Habis Selama PPKM Level 4

Kemudian Sambodo melanjutkan, untuk ojek online yang hendak melintas saat ini juga sudah tidak diperiksa lagi, hanya cukup dengan mengidentifikasi saja.

“Sehingga memang di beberapa titik penyekatan sudah tidak lagi terjadi antrean walaupun volumenya tetap ada,” ucapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau