Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Lupa Rawat Standar Tengah Motor

Kompas.com - 26/07/2021, 13:21 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak banyak yang sadar bahwa salah satu komponen pada sepeda motor yang paling sering digunakan adalah standar tengah. Namun, banyak yang lupa soal perawatannya.

Padahal, standar tengah atau main stand sering kali digunakan saat motor diparkir. Komponen ini berfungsi untuk menopang keseluruhan beban kendaraan secara seimbang dengan posisi roda belakang terangkat.

Baca juga: Efek Buruk Motor Jarang Pakai Standar Tengah saat Parkir

Sub Departement Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM) Ade Rohman, mengatakan, jika ada endapan kotoran dan cipratan air hujan dapat menyebabkan standar tengah bermasalah atau macet tidak bisa digunakan.

"Disarankan untuk menggunakan standar tengah setiap hari, hal ini akan menghilangkan adanya potensi karat yang menempel antara shaft dengan pipa standar tengah," ujar Ade, dalam keterangan resminya, beberapa waktu lalu.

Ade menambahkan, dalam jangka panjang, standar tengah akan selalu berfungsi dengan baik dan meminimalisasi potensi terjadinya kemacetan akibat adanya karat di antara shaft dengan standar tengah.

Baca juga: Motor Parkir Selama PPKM Darurat, Jangan Pakai Standar Samping

Selain sering digunakan, perlu juga untuk melumasi shaft standar tengah secara berkala. Perawatan ini juga dapat mencegah timbulnya karat antara shaft dengan pipa standar tengah.

"Posisikan sepeda motor pada standar samping. Lumasi shaft standar tengah dari arah sebelah kanan. Pelumas bisa menggunakan cairan penetran atau chain lube yang mempunyai kadar pelumasan baik," kata Ade.

Ade menyarankan untuk melakukan perawatan tersebut secara berkala setiap satu bulan sekali atau sehabis dicuci atau sehabis melewati jalanan yang terkena air hujan dan banjir.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau