Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Cas Kendaraan Listrik Malam Hari Lebih Murah

Kompas.com - 06/12/2019, 09:42 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memberikan diskon sebesar 30 persen bagi pemilik kendaraan listrik yang mengecas kendaraannya di malam hari. Ternyata, ada alasan khusus mengapa waktu malam hari yang dipilih.

Tepatnya, waktu yang mendapat potongan harga sebesar 30 persen adalah pada saat pukul 22.00 - 04.00 waktu setempat. Diskon ini berlaku dari Agustus sampai Desember 2019.

Baca juga: PLN Juga Akan Produksi Baterai Kendaraan Listrik

Rian Ayu, Pegawai Kantor Distribusi PLN Jakarta, yang ditemui di stan Hari Listrik Nasional ke-74 di JCC Senayan, mengatakan, diskon tarif listrik ini berlaku untuk pelanggan listrik rumah tangga dan bisnis.

"Diskon tarif ini diperuntukkan pagi pelanggan tegangan menengah dan rendah, untuk tarif rumah tangga dengan daya lebih besar dari 1.300 VA dan pelanggan bisnis dengan daya lebih besar dari 6.600 VA," katanya di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Terpisah, Vice President of Technology Development and Standarization PLN Zainal Arifin, mengatakan, sebetulnya, biaya listrik di pagi hari itu murah. Sebab, bebannya beban 24 jam, jadi produksinya banyak.

Baca juga: PLN Mulai Komersialisasi SPKLU di 2020

"Sehingga, rupiah dibagi produksi kan relatif rendah. Tapi, begitu malam, jam 18.00 sampai jam 22.00, ada pembangkit yang hanya dioperasikan 4-5 jam. Sehingga, biaya Rp/kWh-nya mahal," ujar Zainal di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Zainal menambahkan, begitu sudah pukul 22.00, listriknya turun lagi, Sehingga harganya lebih murah. Maka itu, PLN berani memberikan diskon.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau