Mulai Sadar, Komunitas Otomotif Larang Penggunaan Rotator - Kompas.com

Mulai Sadar, Komunitas Otomotif Larang Penggunaan Rotator

Setyo Adi Nugroho
Kompas.com - 11/10/2017, 09:22 WIB
Komunitas ingatkan anggotanya mengenai pelarangan penggunaan rotator, strobo dan sireneInstagram Hofos Komunitas ingatkan anggotanya mengenai pelarangan penggunaan rotator, strobo dan sirene

Jakarta, Kompas Otomotif - Penyalahgunaan lampu isyarat seperti rotator dan sirene yang dilakukan oknum tertentu, membuat masyarakat jengah. Para pengguna rotator dan sirene ini kerap bertindak semena-mena di jalanan, bahkan di tengah kemacetan untuk memaksa meminta lajur jalan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah komunitas otomotif yang kedapatan oknum anggotanya menggunakan aksesori lampu isyarat tersebut ketika berkendara. Masyarakat geram karena sudah sepantasnya komunitas otomotif memberikan contoh yang benar berkendara di jalan raya, dengan menunjukkan saling menghargai sesama pengguna jalan.

Berkaca pada kasus yang baru-baru ini menimpa anggota komunitas Mobilio dan Pajero Sport, beberapa komunitas otomotif mengingatkan anggotanya untuk tidak menggunakan aksesori rotator, strobo dan sirene dalam berkendara. Pemberitahuan kepada anggotanya tersebut di unggah ke media sosial.

Seperti komunitas Toyota Rush Club Indonesia yang memberikan imbauan larangan penggunaan aksesori tersebut dengan rujukan UU No 22 tahun 2009 serta tercantum dalam AD/ART TRCI bab III Pasal 6 ayat 2 yakni turut menanamkan disiplin akan tertib lalu lintas kepada umum dan para anggotanya.

Baca : Pakai Rotator, Tidak Bertanggung Jawab dan Ego Tinggi

Komunitas ingatkan anggotanya mengenai pelarangan penggunaan rotator, strobo dan sireneInstagram Komunitas ingatkan anggotanya mengenai pelarangan penggunaan rotator, strobo dan sirene

Komunitas Honda Freed Owners Indonesia chapter Makassar juga mengunggah postingan mereka terkait larangan strobo dan sirene. Berkaca pada peraturan UU No 22 tahun 2009, mereka mengingatkan lagi mengapa aksesori ini dilarang juga dengan ketentuan pidana kurungan maksimal satu bulan dan denda Rp 250.000.

Himbauan juga datang dari komunitas Innova Community dengan mengingatkan konvoi komunitas mereka tanpa Strobo, tanpa Sirine, tanpa Patwal. Mereka mengingatkan pada para anggota komunitas mereka bahwa mereka buka prioritas, hak mereka sama dengan pengguna jalan lain, dan berharap untuk saling menghormati dan menghargai sesama pengguna jalan.

"Kita selalu ingatkan pada para member untuk berlaku sopan di jalan. Innova Community juga punya SOP ketika berkendara konvoi dengan tanpa lampu hazzard, tanpa strobo dan sirine. Intinya tetap menghargai masyarakat umum," ungkap Sisca, Ketua Harian Innova Community saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Peringatan kepada anggota komunitas juga datang dari komunitas Mobilio (Mobility) region Bogor, Cianjur Sukabumi (Bocimi) yang calon anggotanya tersandung kasus rotator dan viral di media sosial. Pengurus Mobilio Bocimi mengingatkan kepada para anggotanya untuk berlaku tertib dalam berkendara baik pribadi maupun bersama-sama.

Baca : Kurang Edukasi, dari Mobil Mahal sampai Mobil Murah Pakai Rotator

Komunitas ingatkan anggotanya mengenai pelarangan penggunaan rotator, strobo dan sireneInstagram IC Komunitas ingatkan anggotanya mengenai pelarangan penggunaan rotator, strobo dan sirene

"Kalau ada member yang kembali melanggar tentu akan ditindak. Kita tegur, diberi sanksi sesuai aturan organisasi. Dari Mobility juga tidak perah menganjurkan untuk menggunakan aksesori rotator selama di perjalanan, baik pribadi maupun organisasi," ucap Sam Dwi Zulkarnaen, Ketua Region Mobility Bocimi saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Maraknya penggunaan aksesori rotator dan sirine ini akhirnya membuat jajaran kepolisian dan pihak terkait lainnya untuk mengadakan razia khusus aksesori tersebut. Selama satu bulan, mulai 11/10/2017 sampai 11/11/2017, pihak Polda Metro Jaya akan melaksanakan razia di wilayahnya untuk mengingatkan kembali fungsi dan hak sebenarnya penggunaan rotator, strobo dan sirene.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisSetyo Adi Nugroho
EditorAzwar Ferdian
Komentar

Terkini Lainnya

Aksi Pebalap di Final Honda Dream Cup 2017 (Foto)

Aksi Pebalap di Final Honda Dream Cup 2017 (Foto)

Feature
Ini Pelatih Baru Jorge Lorenzo Musim 2018

Ini Pelatih Baru Jorge Lorenzo Musim 2018

Sport
Suzuki Swift Menghilang

Suzuki Swift Menghilang

Feature
Daftar Jawara Honda Dream Cup 2017

Daftar Jawara Honda Dream Cup 2017

Sport
Sunday Test Drive Harus Sering Digelar

Sunday Test Drive Harus Sering Digelar

Feature
Honda CRF150L Inden Satu Bulan

Honda CRF150L Inden Satu Bulan

News
Suzuki Jualan Ciaz Sampai Stok Habis

Suzuki Jualan Ciaz Sampai Stok Habis

News
Ini Daftar Motor Terlaris di November 2017

Ini Daftar Motor Terlaris di November 2017

News
Pesanan Honda PCX 150 Mulai Menumpuk dari Jawa Timur

Pesanan Honda PCX 150 Mulai Menumpuk dari Jawa Timur

News
Restorasi Mercy G-Class Lawas, Butuh Puluhan Juta Rupiah

Restorasi Mercy G-Class Lawas, Butuh Puluhan Juta Rupiah

Modifikasi
Tunggu ”Revolusi” Pikap Carry Suzuki, Tak Lama Lagi

Tunggu ”Revolusi” Pikap Carry Suzuki, Tak Lama Lagi

Niaga
Fortuner Buatan Indonesia Laku Keras di Filipina dan Vietnam

Fortuner Buatan Indonesia Laku Keras di Filipina dan Vietnam

News
Ribuan Kendaraan Uji Emisi Gratis di Kemayoran

Ribuan Kendaraan Uji Emisi Gratis di Kemayoran

News
Jualan Motor Kembali Minus di November 2017

Jualan Motor Kembali Minus di November 2017

News
Toyota Jadi Produsen Hibrida Pertama di Indonesia?

Toyota Jadi Produsen Hibrida Pertama di Indonesia?

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM