Rabu, 3 September 2014

Otomotif


CBR1000 "Setan Putih" Sebagai Teman Harian

Penulis: Donny Apriliananda | Minggu, 16 September 2012 | 09:04 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
  • Sumber : - | Author : donny apriliananda

    Konsepnya "White Devil" tampak garang dengan bayangan hitam yang diambil dari aksesoris karbon.

  • Sumber : - | Author : donny apriliananda

    Buritan meruncing, dikombinasikan aksesoris penuh karbon.d

  • Sumber : - | Author : donny apriliananda

    Mukanya belang dengan aksesn abu-abu dan merah.

Jakarta, KompasOtomotif – Setan umumnya diidentikkan dengan merah, contohnya julukan "Red Devil" untuk tim sepakbola Manchester United. Namun bagi Roy Andreas Hanjaya Putra (Roy), setan tak harus merah. Ia memperlihatkan sisi lain, yaitu putih. Untuk itu, Honda CBR1000 miliknya dirombak dengan konsep "White Devil".

"Awalnya melihat di forum luar negeri, kombinasi putih dan merah, cocok dengan selera saya. Terpikir, sepeda motor 1.000 cc yang larinya kayak setan ini, cocok diwarnai dominan putih. Si 'White Devil' ini sepeda motor 1.000 cc saya yang pertama," jelas Roy kepada KompasOtomotif.

Karena ingin tampil aneh dan tidak membosankan, Roy dibantu Baru Motor Sport (BMS) membuat fairing untuk Si Setan dengan tiga motif. Salah satunya adalah HRC dream team. Sejumlah komponen dicopot dan dinaikkan kelasnya. Antara lain sok depan diganti dengan Öhlins TTX Race (terbalik alias upside down) yang dipadukan dengan rem dari Brembo. Bagian bodi lain juga dirombak, yaitu buritan hingga aksesori.

Untuk menguatkan kesan hantu ramah, dipasanglah gambar tempel setan putih. Namun kata Roy, belakangan stiker itu hilang entah kemana. Akhirnya, kesan garangnya diperkuat dengan pemasangan full carbon untuk menggantikan bayangan sang hantu. "Hantu kan tidak menginjakkan kaki di bumi. Makanya ada banyak bagian yang dihitamkan dengan karbon untuk mendapat kesan shadow dan sporty," terangnya,

Karena ini moge 1.000 cc pertamanya, Roy ingin sudah tak sabar ingin menungganginya dan minta segera dikirim ke Sidoarjo (posisi saat ini) dari Jakarta. Padahal, proses pengerjaan belum kelar. "Saya minta tiga hari saja untuk putar-putar keliling komplek. Saking kepinginnya naik moge 1.000 cc. Sekarang, si Hantu Baik ini malah jadi teman perjalanan sehari-hari," tutupnya.

Komponen yang digunakan
Sok depan: Öhlins TTX Race 
Kaliper depan: Brembo nikel kadmium  
Gear set : AFAM Racing
Rantai: DID Racing,
Tameng depan (winshield): MRA,
Racing Hook: Gilles Racing, emas  
Fuel: Vortex Racing
Master Rem: Brembo 19
Master kopling: Brembo 16
Slang rem: Star Performance Racing 
Axle slider: Motivation
Pelek: BST karbon  
Rotor depan: EBC Superlight Racing 
Knalpot: MGP Carbon 
Kontrol injeksi (tahap 1): Bazzaz
Kontorol injeksi (tahap 2): Boom Bazzaz 
Damper setang: GPR V4Superbike
Clip on: Vortex Racing 
Tatakan kaki: Gilles 
Kaliper belakang: Brembo GP4
Bodi: PUIG karbon
Baut: Titan 
Acc: Rizoma 
Undertail: Hotbodies 
Lampu: 3 in 1


Editor : Zulkifli BJ