Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bahaya, Jangan Gelar Kasur di Kabin Saat Perjalanan Mudik Pakai Mobil Pribadi

Kompas.com - 08/04/2024, 09:12 WIB
Selma Aulia,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Bagi masyarakat yang melakukan mudik Lebaran menggunakan mobil pribadi diimbau untuk tidak menggelar kasur di kabin.

Kebiasaan ini masih seringkali dilakukan pemudik, karena beranggapan hal ini bisa memberikan kenyaman saat melakukan perjalanan. Padahal dari sisi safety driving ini sangat berbahaya dan berisiko.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, menggelar kasur di kabin hanya diperbolehkan saat kendaraan berhenti.

“Saat kendaraan bergerak semua penumpang tanpa terkecuali wajib menggunakan safety belt,” kata Sony kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Menikmati Layanan Servis HEV di Posko Siaga Toyota Ungaran

Kabin mobil jadi kasur berjalanFoto: grandamericanadventures.com Kabin mobil jadi kasur berjalan

Sony mengatakan, menggelar kasur di kabin mobil dapat memberikan efek yang sangat fatal jika kendaraan terlibat kecelakaan.

“Bisa jadi justru kabin menimbulkan kecelakaan yang lebih parah, bias malah fatal,” kata Sony.

Sony menyarankan, bagi penumpang anak-anak tetap wajib duduk di jok kendaraan yang baik dan benar. Artinya, mereka harus duduk dengan tenang menggunakan sabuk pengaman meski berada di baris kedua.

“Jika anak terlalu kecil, car seat bisa jadi solusi. Penggunaannya pun sudah dianjurkan oleh produsen kendaraan,” kata dia.

Baca juga: Penampilan Apik Pedro Acosta Bikin Rekan Setimnya Tertekan


Sementara, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC) Jusri Pulubuhu mengatakan, saat tidur di atas kasur itu berbahaya karena seseorang yang berada di atas kasur tidak punya pegangan atau kesempatan menyelamatkan diri.

“Tubuh akan mudah terpantal mengikuti gerakan mobil. Maka dari itu, posisi penumpang mobil yang melaju baiknya salah didik di kursi,” kata Jusri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com