Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Curhat Quartararo, Pesimis Raih Gelar Juara Dunia Sejak Awal Seri

Kompas.com - 05/12/2023, 18:21 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Performa Fabio Quartararo musim lalu dengan musim ini berbanding sangat jauh. Musim lalu, dia masih jadi penantang gelar juara dunia MotoGP.

Musim ini, pebalap andalan tim pabrikan Yamaha ini sangat jarang terlihat di barisan depan. Quartararo kesulitan untuk membawa YZR-M1 bersaing dengan pabrikan Eropa, seperti Ducati, Aprilia, dan KTM.

Baca juga: Quartararo Belum Puas dengan Hasil Tes Motor Yamaha di Valencia

Quartararo mengatakan, sejujurnya dia merasa sejak seri pertama sudah pesimistis soal gelar juara dunia MotoGP. Menurutnya, itu di luar jangkauan.

"Bahkan, tahun lalu saya tidak menyangka bisa bersaing, tapi tentu saja sebagai pebalap ekspektasi sangat tinggi, untuk tidak menyerah di setiap situasi. Paruh pertama musim hingga pertengahan sangat sulit, karena saya tidak pernah menyangka situasi yang saya alami," ujar Quartararo, dikutip dari Motorsport.com, Selasa (5/12/2023).

"Jelas finis di urutan ke-10, urutan ke-17, bahkan urutan ketujuh kadang-kadang, saya selalu frustrasi dan tidak pernah senang dengan posisi saya," kata Quartararo.

Baca juga: Quartararo Kecewa Dapat Denda Rp 16,7 Juta dari Race Direction

Quartararo menambahkan, terkadang dia membalap dengan sangat baik. Tapi, itulah potensi yang dia miliki di musim ini. Jadi, dia harus menerimanya dengan lapang dada.

"Tapi paruh kedua musim ini jauh lebih baik, saya hanya memberikan seratus persen kemampuan saya dan hanya itu. Tapi sebagai seorang pebalap, itu sangat sulit bagi saya, paruh pertama musim ini," ujarnya.

Musim lalu, Quartararo hanya tertinggal 17 poin dari Francesco Bagnaia yang menjadi juara dunia. Tapi, musim ini selisihnya bisa mencapai 172 poin dengan Bagnaia.

Quartararo hanya sanggup mengoleksi tiga podium pada balapan utama, yakni di Austin, India, dan Indonesia. Namun, tidak ada satu kemenangan pun yang berhasil diraihnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
sampe 2026 jurdunnya udah dijatah buat ducati


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau