Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/05/2023, 08:42 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Fabio Quartararo diberi sanksi penalti lap panjang atau Long Lap Penalty pada MotoGP Spanyol 2023 di Sirkuit Jerez. Menurut Yamaha, Race Direction yang memberikan sanksi tersebut tidak profesional.

Quartararo sedikit menyentuh Marco Bezzecchi yang berada di bagian dalam saat masuk tikungan. Kemudian, dari sisi luar tikungan, Quartararo bersenggolan dengan Miguel Oliveira yang kemudian membuat keduanya terjatuh.

Baca juga: Hukuman Fabio Quartararo di GP Spanyol Dianggap Berlebihan

Sementara itu, posisi Quartararo yang berada di tengah kedua pebalap tersebut tidak memiliki cukup ruang untuk mengelak. Sehingga, senggolan pun tidak bisa dihindari lagi.

Pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo saat tampil dalam rangkaian MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Jumat (31/3/2023).AFP/JUAN MABROMATA Pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo saat tampil dalam rangkaian MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Jumat (31/3/2023).

Direktur Tim Monster Energy Yamaha MotoGP Massimo Meregalli, mengatakan, Yamaha mendatangi Race Direction karena tidak mengerti mengapa Quartararo dikenakan penalti tersebut.

"Setelah berbicara dengan mereka, kami semakin yakin bahwa mereka melakukan kesalahan. Mereka menunjukkan kami banyak gambar dan banyak sudut pandang yang berbeda, dan pada akhirnya mereka tidak meyakinkan kami bahwa keputusan mereka benar," ujar Meregalli, dikutip dari Crash.net, Rabu (3/5/2023).

Baca juga: Posisi Terjepit, Quartararo Bingung Kena Hukuman Long Lap Penalty

Meregalli mengatakan, dirinya kecewa dengan keputusan tersebut. Sebab, jalannya balapan juga dipengaruhi oleh keputusan Race Direction.

Fabio Quartararo saat sesi tes Valencia untuk MotoGP 2023Dok. Yamaha MotoGP Fabio Quartararo saat sesi tes Valencia untuk MotoGP 2023

"Terlepas dari itu, kami menerima informasi dari TV, informasi yang salah. Ini adalah kualitas yang buruk dari profesionalisme," kata Meregalli.

"Mereka juga akan belajar dari kesalahan mereka. Saya cukup yakin bahwa ketika kami meninggalkan Race Direction, mereka ragu dengan keputusan yang sudah mereka ambil," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com