Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Polisi Siapkan 400 Unit Mobil Patwal Baru Senilai Rp 236 Miliar

Kompas.com - 16/03/2023, 17:30 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Korlantas Polri menyiapkan dana anggaran hingga Rp 236 miliar untuk pengadaan kendaraan baru berjenis sedan, pikap kabin ganda, dan Sport Utility Vehicle (SUV) untuk menunjang aktivitas patroli dan pengawalan (Patwal) tahun ini.

Dana yang digunakan untuk pembelian mobil tersebut, diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 Polri yang sudah ditetapkan senilai Rp 111 trilun sebagaimana terantum dalam Perpres Nomor 130/2022.

Dari jumlah tersebut, Polri mengalokasikan untuk belanja barang Rp 31,6 triliun dan belanja modal Rp 24,4 triliun.

Baca juga: Pentingnya Tes Tabrak ASEAN NCAP untuk Konsumen Indonesia

Ratusan mobil patwal disiagakan untuk mengiring rombongan Raja Salman dari Bandara Ngurah Rai menuju Hotel St. Regis BaliKOMPAS.COM/Robinson Gamar Ratusan mobil patwal disiagakan untuk mengiring rombongan Raja Salman dari Bandara Ngurah Rai menuju Hotel St. Regis Bali

Berdasarkan penelusuran redaksi Kompas.com dari laman resmi Korlantas Polri, ada tiga laporan dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik atau LPSE yang menyebut tentang rencana pengadaan kendaraan tersebut.

Pada dokumen pertama, berisi rancangan rencana pengadaan kendaraan bermotor roda empat jenis Jeep sebanyak 100 unit. Untuk ini, Polri membuka lelang senilai Rp 91.138.700.000 bagi produsen atau distributor yang berminat.

Artinya, harga setiap unit kendaraan tersebut kurang lebih Rp 910 juta. Spesifikasi kendaraan Patwal terbaru ini, berkapasitas 2.000 cc sampai 3.000 cc.

Dokumen kedua menunjukkan informasi rencana pengadaan kendaraan bermotor roda empat jenis sedan, yang jumlahnya sebanyak 150 unit. Dana yang disiapkan oleh pihak Korlantas Polri, sebesar Rp 144.838.050.000.

Baca juga: Mudik Lebaran 2023, Truk Barang Dilarang Melintas Mulai 18 April 2023

Dua unit mobil Pengawalan (Patwal) bekas konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali,sedang diuji coba di Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo, Senin (28/11/2022).KOMPAS.COM/Polresta Solo Dua unit mobil Pengawalan (Patwal) bekas konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali,sedang diuji coba di Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo, Senin (28/11/2022).

Jadi, perkiran kendaran memiliki harga satuan sekitar Rp 965 juta. Untuk spesifikasi, sama seperti Jeep yaitu 2.000 cc sampai 3.000 cc.

Rencana pembelian kendaraan bermotor selanjutnya ialah untuk jenis pikap kabin ganda dengan anggaran senilai Rp 125.488.050.000. Jumlah ini, dialokasikan untuk 150 unit kendaraan atau sekitar Rp 836 juta tiap unitnya.

Belum diketahui secara rinci mengenai mobil apa saja yang bakal dibeli, dan peserta lelangnya. Sampai artikel ini terbit, redaksi Kompas.com belum mendapatkan tanggapan dari Korlantas Polri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke