Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/01/2023, 10:49 WIB

SEMARANG,KOMPAS.com - Mobil bekas harga murah banyak dijadikan incaran calon pembeli. Ada berbagai macam pilihan lengkap, mulai LCGC, MPV, dan SUV. 

Meskipun demikian, banyak yang kepincut mobil bekas berusia 5-10 tahun. Sebab, ada mobil-mobil mewah dan berkelas yang harganya murah. 

Membeli mobil bekas tersebut membutuhkan pertimbangan yang matang. 

Disampaikan Kepala Bengkel Nasmoco Janti Yogyakarta Bambang Sri Haryanto, komponen-komponen utama mesin, transmisi dan kelistrikan mobil diatas 5 tahun biasanya sudah sensitif dan rawan rusak. 

"Ada risiko kebocoran oli yang perlu perbaikan. Sensor-sensor kelistrikan juga rawan. Sudah terlalu tua dan rawan korsleting," kata Bambang. 

Baca juga: Benarkah Beli Mobil Bekas Lebih Baik yang Transmisi Manual?

Selain itu, biaya perawatan mobil berusia lima tahun ke atas kemungkinan lebih mahal. Bodi dan kabin terkadang membutuhkan perawatan khusus, di luar jadwal servis berkala. 

Bengkel resmi ToyotaDicky Aditya Wijaya Bengkel resmi Toyota

Oleh karena itu, pengecekan total saat mengincar mobil bekas premium juga membutuhkan analisa yang tepat. 

Menurut Bambang, bila bujet terbatas sebaiknya mengalihkan pandangan untuk mobil bekas murah di bawah 5 tahun. 

"Bujet perbaikan besar, setidaknya 25 persen nominal pembelian dialokasikan untuk perbaikan. Butuh general check up, pergantian oli mesin dan transmisi, dan analisa elektrikal," tuturnya. 

Baca juga: Mudah, Begini Cara Mengecek Mobil Bekas Tabrakan

Hal yang serupa dikatakan Kepala Bengkel Nissan Setyabudi Semarang Andika Herda Permana. Perbaikan mobil bekas berusia di atas 5 tahun secara umum lebih banyak. 

Komponen mesin, transmisi, dan kaki-kaki seluruhnya, membutuhkan perawatan hingga pergantian komponen sebagai peremajaan. 

Servis mobil di bengkel resmi Nissan Setiabudi Semarang Servis mobil di bengkel resmi

Cek kondisi fisik mobil sebelum test drive juga lebih rumit. Andika menyarankan, bagi pemula perlu pendampingan ahli di bidangnya. Sebab, ada beberapa komponen tertentu yang sering menjadi biang kerok kerusakan fatal. 

"Sering salah cek dan ada PR yang membutuhkan perbaikan besar. Itu yang dihindari. Bahkan, ada orang-orang yang bilang mobil bekas berkelas tapi harga murah malah khusus yang berpengalaman," terangnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.