Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenhub Bakal Wajibkan Bus Pariwisata Masuk Terminal pada Nataru

Kompas.com - 29/11/2022, 16:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Maraknya kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata membuat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengambil langkah antisipatif jelang periode Natal 2022 dan Tahun Bari 2023 alias Nataru.

Cucu Mulyana, Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, mengatakan, pihaknya bakal mewajibkan bus pariwisata masuk terminal pada Nataru.

“Jadi nanti akan kita terbitkan kebijakan, untuk bus pariwisata wajib masuk terminal,” ujar Cucu, dilansir dari tayangan Rapat Kerja Bidang Perhubungan Darat Tahun 2022 (29/11/2022).

Baca juga: Suzuki Address 125 Meluncur, Sekali Full Tank Bisa Tempuh 270 Km

Lokasi kecelakaan bus pariwisata d tol Sumo, Senin (16/5/2022) pagi.Dokumentasi Ditlantas Polda Jatim Lokasi kecelakaan bus pariwisata d tol Sumo, Senin (16/5/2022) pagi.

“Baik terminal bus Tipe C, terminal Tipe B, atau terminal Tipe A untuk dilakukan pemeriksaan. Karena kita tahu, sudah diinformasikan, pariwisata akan melonjak,” kata dia.

Seperti diketahui, banyak kecelakaan lalu lintas disebabkan karena bus pariwisata yang tidak laik jalan dan tetap beroperasi. Kebijakan yang sedang disiapkan Kemenhub diharapkan bisa meminimalisir kejadian tersebut.

Sebelumnya, Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat Djoko Setijowarno, mengatakan, pengawasan operasional angkutan pariwisata sangat lemah.

Baca juga: Nissan Serena Facelift Meluncur, Fiturnya Semakin Canggih

“Dinas Perhubungan bersama Balai Pengelola Transportasi Daerah (kepanjangan urusan Ditjenhubdat di daerah) setempat dapat melakukan secara rutin ramp check angkutan pariwisata di lokasi-lokasi wisata,” ucap Djoko, belum lama ini.

Kemudian dari sisi konsumen, penyewa bus diimbau agar memastikan kendaraan yang disewa laik jalan secara administrasi.

“Caranya dengan melalukan cek uji berkala (kir), yaitu dengan scan barcode yang ditempel di kaca depan kendaraan. Hasil scan langsung masuk sistem E-Blue,” ujar Djoko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.