Kompas.com - 24/11/2022, 19:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid mengusung komponen baterai yang menjadi sumber tenaga bagi motor listrik. Nantinya motor listrik bersama mesin bakar internal saling sinergi memberikan tenaga untuk berakselerasi.

Baterai Innova Zenix Hybrid memiliki kapasitas sebesar 6,5 Ah, atau jika dikonversi, daya listrik yang disimpan mencapai sekitar 1,6 kWh. Baterai ini ditempatkan di bagian kolong jok depan dan konsol tengah.

Hideki Mizuma, Chief Engineer Toyota Motor Corporation, mengatakan, battery pack Innova Zenix menggunakan jenis Ni-MH yang berbasis bahan nikel.

Baca juga: Tips Aman Melintas di Jalan Tol Trans-Sumatera yang Panjang

Test drive Toyota Kijang Innova Zenix HybridKOMPAS.com/Sendy Test drive Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid

Menurutnya, penggunaan baterai nikel pada sistem hybrid sudah tepat sesuai peruntukkan ketimbang lithium-ion yang jamak dipakai mobil listrik murni.

Baterai nikel diklaim tahan guncangan dan tahan panas, tidak seperti baterai lithium yang punya discharge besar dengan suhu panas yang lebih besar juga.

“Pengisian daya baterainya juga berasal dari generator mesin (internal), Ni-MH tidak butuh daya listrik besar sudah bisa cepat terisi,” ujar Mizuma di Jakarta (21/11/2022).

Baca juga: Punya Pabrik di Indonesia, Lantas Harga Vespa Bakal Turun?

Untuk diketahui, Toyota juga memberikan garansi baterai Kijang Innova Zenix Hybrid selama 8 tahun atau 160.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Sementara itu, Bob Azam, Direktur Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), mengatakan, baterai Kijang Innova Zenix Hybrid masih didatangkan dari luar negeri.

“Baterai masih impor, tapi arsitekturnya sudah kita kerjakan secara lokal. Ada 32 part yang sudah kita lokalisasi, dari 150 part. TKDN baterai sekitar 20 persen,” ucap Bob, pada kesempatan yang sama.

Baca juga: Kenapa Konsumsi BBM Innova Zenix Hybrid Bisa Sangat Irit?

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat melihat baterai Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid di Karawang (21/11/2022)Dok. TMMIN Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat melihat baterai Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid di Karawang (21/11/2022)

Bob menambahkan, alasan Kijang Innova Zenix mengalami ubahan menyeluruh dan mendapatkan varian hybrid tak lepas dari strategi global perusahaan.

“Innova itu bukan hanya di Indonesia, tapi negara-negara lain, yang mereka sudah berusaha untuk mengurangi emisi. Mereka kan pengin jadi kota MICE, seperti di Nusa Dua, Bali, nanti emisinya dibatasi,” kata Bob.

“Jadi kalau kita tidak melakukan revolusi, kita tidak bisa ekspor. Jadi memang ke depan, memang emisi itu nomor satu. Makanya (Kijang Innova) yang kali ini emisinya rendah,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.