Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Motor Listrik Makin Murah, Menhub Bakal Lakukan Uji Kualitas

Kompas.com - 08/11/2022, 19:12 WIB
Ruly Kurniawan,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan RI (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku senang saat ini harga kendaraan listrik khususnya sepeda motor semakin terjangkau bagi masyarakat.

Hal tersebut diperoleh ketika dirinya mendatangi pameran otomotif Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 pekan lalu. Di mana, ada salah satu produk yang hanya dijual Rp 12,5 juta atau selisih tipis dengan motor konvensional.

"Saya kemarin nonton pameran, bahkan ada (kendaraan listrik) yang harga pasarannya itu Rp 12,5 juta. Kita senang karena ekuilibrium harga kini sudah mulai tercapai," kata dia saat ditemui di Jakarta, Senin (7/11/2022).

Baca juga: Kabar Soal Honda Mobilio, Masih Dipertahankan

Dalam upaya mendorong keberlangsungan industri kendaraan listrik nasional dan mendorong daya beli masyarakat, pihaknya akan melakukan assessment atau penilaian terhadap kualitas kendaraan terkait.

Sebab, walaupun sebelumnya Budi sempat mendorong agar para produsen motor listrik mengekonomiskan harga jualnya hingga di kisaran Rp 16 juta per unit, namun spesifikasinya tetap harus memenuhi standar Kemenhub.

"Jadi yang harus kita lakukan itu sekarang verifikasi. Apakah mereka punya kualifikasi dalam hal baterai dan lain-lainnya. Sebagai regulator yaitu filter agar pengguna itu tidak terkecoh dengan gimik harga," kata Budi.

"Kita senang ekuilibrium harga itu sudah tercapai. Tetapi kita juga harus hati-hati. Kita akan assessment bagi kendaraan bermotor yang harganya Rp 12,5 juta itu dengan cara-cara yang profesional," lanjut dia.

Baca juga: Sebelum Motor Listrik, Kawasaki Luncurkan Push Bike Elektrode

Meski demikian, Budi yakin bahwa seluruh kendaraan yang dipasarkan telah melalui studi dan riset mendalam. Tidak terkecuali motor yang dimaksud tadi.

Persoalannya, apakah riset tersbeut sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan berlaku di Indonesia atau tidak, itulah yang perlu dibuktikan.

"Nanti kita ujikan dengan suatu standar keamanan tertentu, apakah motor itu memenuhi syarat. Kami yakin titik ekuilibrium harga itu semakin dekat dan kita akan secara masif menggunakan motor dan mobil listrik," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau