Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/11/2022, 10:12 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinamo Ampere atau alternator merupakan komponen yang cukup penting guna menjaga keawetan aki pada mobil.

Pasalnya, komponen ini yang mengisi daya aki secara otomatis ketika mesin dihidupkan. Sehingga, ketika komponen ini bermasalah maka aki akan cepat tekor.

Lantas, apa tanda-tanda dinamo ampere mengalami masalah?

Baca juga: 2 Cara Praktis Mengecek Dinamo Ampere Mobil

 

Alternator atau dinamo ampere dibongkar untuk diperbaikiKompas.com/Erwin Setiawan Alternator atau dinamo ampere dibongkar untuk diperbaiki

Mekanik Aha Motor Spesialis Nissan & Datsun Yanto, mengatakan ada beberapa tanda dinamo ampere bermasalah.

“Tanda yang paling jelas bisa dilihat dari lampu indikator baterai yang ada di layar informasi, jika lampu berbentuk aki berwarna merah ini menyala ketika mesin sedang hidup, maka ini bisa menjadi tanda pengisian aki tidak benar,” ucap Yanto kepada Kompas.com, Selasa (1/11/2022).

Dia mengatakan lampu tersebut akan menyala bila pengisian daya aki terlalu kecil atau terlalu besar.

Baca juga: Apa Itu Alternator, Sering Disebut Komponen Vital pada Mobil?

Proses pembongkaran alternator atau dinamo ampereKompas.com/Erwin Setiawan Proses pembongkaran alternator atau dinamo ampere

 

“Pengisian aki kan berkisar 13-14,5 volt, bila kurang atau lebih dari itu maka lampu indikator aki akan menyala, itu bisa menjadi tanda bahwa dinamo ampere bermasalah,” ucap Yanto.

Dia mengatakan hal pertama yang perlu diperiksa ketika lampu tersebut menyala adalah memastikan drive belt terhubung.

“Jika drive belt putus atau lepas, maka dinamo ampere tidak akan berputar, sehingga wajar saja jika lampu indikator aki menyala,” ucap Yanto.

Baca juga: Ganti Aki dengan Kapasitas Lebih Besar Bisa Merusak Alternator?

Terlihat tanda rembesan coolant di ruang mesinKompas.com/Erwin Setiawan Terlihat tanda rembesan coolant di ruang mesin

Dia mengatakan hal yang sama juga akan terjadi bila alternator tidak mampu menghasilkan daya listrik yang cukup untuk mengisi aki.

“Bila drive belt masih terhubung, maka dapat dipastikan dinamo ampere bermasalah, atau bisa memastikan bahwa voltase pengisian aki kurang dari 13 ampere atau sama saja tidak ada daya pengisian,” ucap Yanto.

Dia mengatakan dinamo ampere yang rusak akan membuat aki mudah mengalami tekor. Hal itu sudah menjadi hukum alam karena daya listrik terpakai tapi aki tidak ada yang mengisi daya listrik.

Baca juga: Upgrade Aki dan Alternator, Ada Risiko yang Harus Ditanggung

Jadi, tanda dinamo ampere bermasalah bisa dilihat dari lampu indikator aki yang menyala saat mesin hidup, atau aki yang mudah tekor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.