Kompas.com - 19/10/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Seiring dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia, membuat tingkat efisiensi suatu kendaraan bermotor jadi pertimbangan tersendiri oleh masyarakat sebelum melakukan pembelian.

Oleh karenanya, usai membandingkan pada bagian fitur, desain eksterior dan interior, serta kenyamanannya, kali ini tim redaksi juga membahas konsumsi BBM dari Hyundai Stargazer dan Toyota Veloz.

Mengingat, meskipun keduanya sama-sama memiliki kapasitas mesin 1.5L dan berpenumpang 7-orang, penyematan fitur untuk menunjang berkendara serta bobot mempengaruhi tingkat konsumsi BBM-nya.

Baca juga: Bedah Interior Stargazer dan Veloz, Siapa yang Lebih Mewah?

Hyundai StargazerHMID Hyundai Stargazer

Diketahui, Stargazer dibekali dengan mesin 1.489 cc Multi Poin Injection (MPI), transmisi IVT, yang mampu merilis tenaga sebesar 113 Tk pada 6.300 rpm dan torsi sebesar 144 Nm di 4.500 rpm.

Sementara Veloz, dibekali mesin 1.5L DOHC, 4-silinder, Dual VVT-i, 16 katup, berkapasitas 1.496 cc. Tenaga maksimumnya, melalui transmisi CVT mampu menghasilkan 106 tk pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 137 Nm pada 4.000 rpm.

Dari pengetesan kami, dengan sistem transmisi IVT, proses perpindahan gigi pada Stargazer terbilang responsif. Tapi soal entakkan, dalam suatu kondisi masih cukup terasa dibandingkan Veloz yang memakai sistem CVT.

Baca juga: Bandingkan Fitur Stargazer dan Veloz, Mana yang Lebih Canggih?

Toyota All New VelozDok. TAM Toyota All New Veloz

Sehingga dalam kondisi stop-and-go di jalur perkotaan yang padat kendaraan Stargazer lebih responsif. Namun, kedua produk ini belum memiliki fitur iddle-start-stop yang berguna menekan tingkat konsumsi BBM terutama dalam kondisi jalan macet.

Adapun pengujian yang dilakukan, dengan rute yang sama di jalur perkotaan atau dalam kota, lewat rute MT Haryono, Tendean, Mampang, TB Simatupang, TMII, Pondok Gede, Kalimalang, hingga berakhir di Kelapa Gading dengan jarak sekitar 60 Km

Pengetesan dilakukan sore hari, dengan jarak tempuh sekitar 3 jam 14 menit. Kondisi jalan tentu saja mengalami kemacetan cukup padat, khas kondisi lalu lintas Ibu Kota, jelang waktu pulang kerja.

Berisikan dua penumpang di masing-masing mobil, pengujian dilakukan secara normal, di mana kondisi AC tetap beroperasi termasuk blower pada baris kedua.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.