Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Karoseri Tentrem Pertimbangkan Buat Lini Produk Single Glass

Kompas.com - 15/10/2022, 07:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Karoseri di Indonesia bisa dibilang mulai kembali menawarkan bodi dengan desain kaca tunggal alias single glass. Sebut saja Laksana dengan bodi Panorama, lalu Adiputro juga kembali merilis bus kaca tunggal, begitu juga Morodadi Prima.

Hadirnya bus single glass memberikan kesan klasik di tengah desain lain yang kebanyakan memakai gaya kaca ganda alias double glass. Menariknya, tidak semua karoseri serius kembali menggarap bodi bus single glass.

Salah satu contoh adalah Karoseri Tentrem yang sebenarnya juga punya lini produk single glass. Namun, seiring waktu Tentrem tetap fokus mengembangkan bodi double glass.

Baca juga: Karoseri Laksana Mau Ekspor Bodi Bus Lagi, Pakai Setir Kiri

Bus Avante H9 Priority buatan Karoseri TentremKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Bus Avante H9 Priority buatan Karoseri Tentrem

"Kita punya varian itu (single glass) cuma kita enggak fokus," ucap Yohan Wahyudi, Director Karoseri Tentrem di Jakarta, belum lama ini.

Yohan mengatakan, kaca tunggal memang bagus, pandangan penumpang tidak terhalang ke depan. Namun jika kena lempar batu, biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli kaca baru lebih mahal daripada double glass.

"Kita lihat pasar seperti apa (single glass). Sekarang kita ini lagi di persimpangan, single dan double glass," ucap Yohan.

Baca juga: Bus Baru PO Ramayana, Pakai Produk Baru Morodadi Prima


Pertimbangan tetap fokus pada double glass adalah dengan masih banyaknya permintaan dari pemesan. Yohan mengatakan, ada penyewa bus yang pertama kali mencari unit, yang ditanya adalah armada double glass.

"Orang bilang, pak punya double glass? sampai detik ini masih begitu," ucap Yohan.

Jadi bisa dibilang, pada kalangan tertentu, desain bodi bus double glass masih diminati dan dicari. Mengingat, tampilan double glass memang terlihat lebih gagah dan terkesan seperti bus tingkat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.