Menhub Minta Proyek Proving Ground di Indonesia Dipercepat

Kompas.com - 05/10/2022, 13:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta konsorsium pemenang mempercepat realisasi proyek pembangunan fasilitas Proving Ground di Bekasi, Jawa Barat.

Nantiny, fasilitas yang dibuat melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) tersebut akan menjadi tempat pengujian kendaraan bermotor terbesar di Asia Tenggara.

Untuk itu, Menhub menemui Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenju di kantor Kementerian Perhubungan, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Kendaraan Listrik Diusulkan Dapat Keringanan Tol dan Parkir

Pengujian Turanza T005A di proving ground pabrik Bridgestone, di Karawang, Sabtu (12/5/2018).Bridgestone Indonesia Pengujian Turanza T005A di proving ground pabrik Bridgestone, di Karawang, Sabtu (12/5/2018).

Sudah memiliki tender sejak Agustus 2022 lalu, dinyatakan saat ini Kemenhub dan konsorsium sedang merumuskan rancangan Perjanjian Kerja Sama (PKS), meliputi rancangan dan pembanguan fasilitas uji serta penunjang.

Kemudian juga pengadaan peralatan uji dan penunjang, serta pemeliharaan dan peningkatan kapasitas atau pelatihan.

"Kami mendorong segala syarat dan ketentuan dapat dipenuhi oleh konsorsium secepat mungkin," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat bertemu Kenji di Jakarta, seperti tertulis dalam keterangan resmi, Selasa (4/10/2022).

Dalam kesempatan sama, Kenji mengatakan pihaknya telah berkomitmen dan mengatakan proyek ini merupakan salah satu prioritas kerja sama antara Jepang dan Indonesia.

Adapun ruang lingkup yang akan dikerjasamakan antara lain merancang dan membangun fasilitas pengujian dan fasilitas penunjang, pengadaan peralatan pengujian dan fasilitas penunjang, pemeliharaan fasilitas hingga peningkatan kapasitas atau pelatihan.

Baca juga: Kemenhub Belum Punya Road Map Transportasi Bus Listrik AKAP

Proving Ground Uji Kendaraan di BekasiKemenhub Proving Ground Uji Kendaraan di Bekasi

Manfaat dari kehadiran Proving Ground di Indonesia di antaranya yaitu Indonesia tidak perlu melakukan pengujian kendaraan bermotor di luar negeri.

Sebab, fasilitas ini memiliki standar internasional UN Agreement dan diakui oleh negara-negara ASEAN melalui Mutual Recognition Agreement (MRA). Sehingga kualitas kendaraan di Indonesia terkait faktor keselamatan dan kelestarian lingkungan akan meningkat.

Selain itu Proving Ground Bekasi seluas 15 hektare juga bisa menjadi lokasi penyelarasan persyaratan teknis dan meningkatkan ekspor produk otomotif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.