Kompas.com - 30/09/2022, 18:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Overheat atau panas yang berlebih pada mesin menandakan ada masalah pada sistem pendingin mesin. Kejadian tersebut merupakan hal yang tidak wajar, dan harus segera dilakukan tindakan. Minimal, berhenti sejenak untuk tidak memaksakan mesin tetap berjalan.

Panas berlebih pada mesin ditandai dengan naiknya indikator suhu pada layar informasi di dashboard, atau muncul lampu indikator suhu berwarna merah, bahkan ada yang menyebabkan lampu indikator mesin menyala.

Panas berlebih tersebut disebabkan oleh sistem pendingin yang tidak bekerja dengan baik. Lantas apa saja penyebabnya?

Baca juga: Awas Overheat, Begini Tips Jitu agar Suzuki Katana Bebas Demam

Ilustrasi mobil mogok karena overheatZulfana K. Rijal Ilustrasi mobil mogok karena overheat

Pemilik Sriyatin Car Spesialis Nissan & Datsun Agus Setiawan, mengatakan panas berlebih pada mesin mobil disebabkan oleh sistem pendingin mesin yang tidak baik, sedangkan detailnya mencakup banyak komponen.

“Jadi, panas berlebih itu timbul karena suhu kerja mesin tidak mampu stabil, hal ini dikarenakan sistem pendingin mesin bermasalah, penyebabnya ada banyak mulai dari berkurangnya volume air pendingin, terjadi sumbatan, hingga komponen pendingin yang rusak,” ucap Agus kepada Kompas.com, Jumat (30/9/2022).

Dia mengatakan air pendingin mesin yang berkurang atau habis bisa disebabkan oleh kebocoran. Kebocoran tersebut perlu diperiksa dengan teliti karena bisa terjadi di berbagai titik.

Baca juga: Kipas Radiator Mati, Jadi Penyebab Mesin Mobil Overheat

Upper tank radiator Suzuki Katana Dicky Aditya Wijaya Upper tank radiator Suzuki Katana

“Kalau ada kebocoran, maka air pendingin akan berkurang, kebocoran ini bisa dari banyak titik, bisa di area radiator, tangki radiator, pipa radiator, saluran heater jika ada, atau di paking pompa air, atau justru di dalam silinder mesin,” ucap Agus.

Selain kebocoran, maka sumbatan juga bisa menyebabkan panas berlebih sekaligus membuat air pendingin berkurang karena justru air pendingin akan meluap dan terbuang melalui tangki cadangan.

“Air bisa terbuang lewat tangki reservoir bila terjadi sumbatan di dalam sistem pendinginan mesin, hal ini membuat air pendingin menguap dan menekan keluar dan lama kelamaan akan membuat air pendingin habis, pada saat itu overheat sudah terdeteksi di layar informasi,” ucap Agus.

Baca juga: Tidak Ada Indikator, Bagaimana Cara Tahu Mesin Mobil Alami Overheat?

Kipas RadiatorKompas Kipas Radiator

Selain kebocoran dan sumbatan, komponen pendingin yang sudah rusak juga bisa menyebabkan panas berlebih.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.