Bus Indonesia Disebut Lebih Modis Dibanding Bus Eropa

Kompas.com - 22/09/2022, 15:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan desain bus yang ada di Indonesia saat ini semakin maju. Bahkan setiap karoseri punya ciri khas masing-masing, jadi membuat jalanan dipenuhi model bus yang beragam.

Bahkan secara model, desain bus buatan Indonesia dibilang lebih keren daripada yang ada di Eropa. Seperti yang dikatakan Sommy Lumadjeng, Ketua Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo).

Sommy mengatakan, pabrikan Eropa mungkin memang canggih, teknologinya banyak, tapi soal model, Indonesia masih lebih bagus.

Baca juga: Ciri Khas Industri Karoseri Bus Lokal, Kerap Ditiru Negara Lain

Bus Laksana yang diekspor ke BangladeshDOK. LAKSANABUS Bus Laksana yang diekspor ke Bangladesh

"Eropa mungkin sudah terlalu sombong untuk jualan produknya. Dia pikir mungkin saat ini produk dia luar biasa, tapi enggak juga," kata Sommy di Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Sommy menjelaskan, bus-bus di Eropa jarang melakukan pembaruan dalam hal desain. Bahkan dikatakan kalau modelnya jarang sekali diganti, sampai rusak pun tetap sama.

"Orang Indonesia itu lima tahun scrap (bodi lama), ganti model, baju sudah lusuh. Kalau di Eropa, mungkin sampai rusak pun busnya masih dipakai. Kita orang Indonesia ini lebih modis," ucap Sommy.

Baca juga: Viral Isu Pertalite Lebih Boros Usai Naik Harga, Ini Kata Pertamina


Selain itu, semenjak adanya Busworld pertama di Indonesia di 2019, berbagai negara luar senang dengan produk bus Indonesia. Sebut saja Bangladesh, Myanmar dan sebagainya kini menjadi target market bus buatan Indonesia.

"Saya pernah tanya ke mereka, kenapa enggak beli bus dari Eropa? Mereka bilan bus Eropa harganya mahal, bisa tiga kali dari yang ada di Indonesia dan modelnya jelek," kata Sommy.

Karoseri di Indonesia bisa dibilang masih padat karya, dan biaya pekerjaannya masih lebih murah. Oleh karena itu, dengan kualitas yang baik, produk yang dijual jadi punya harga yang kompetitif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.