Mobil Listrik Butuh Suara Agar Aman di Jalan Umum dan Jalan Tol

Kompas.com - 21/09/2022, 15:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil listrik memiliki suara yang senyap jika dibandingkan dengan mobil konvensional. Karena itu diatur agar mobil listrik bisa mengeluarkan suara buatan supaya pengendara lain tahu keberadaannya.

Pemerintah sudah mengeluarkan regulasi yang mengatur tentang suara tambahan pada kendaraan listrik guna memenuhi aspek keselamatan saat berkendara di jalan.

Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 44 Tahun 2020 tentang Pengujian Tipe Fisik Kendaraan Bermotor Dengan Tenaga Penggerak Menggunakan Motor Listrik yang diundangkan pada 16 Juni 2020.

Pada Pasal 32 ayat 6 dijelaskan bahwa frekuensi tertinggi pada kendaraan listrik adalah 75 desibel, dihasilkan oleh komponen yang dipasang di kendaraan tersebut seperti speaker dan sejenisnya.

Baca juga: Tujuan Honda Gabung Konsorsium Baterai Motor Listrik

Pegawai Dinas ESDM melakukan isi ulang daya di salah satu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Senin (19/9/2022).Humas Dinas ESDM Provinsi Jateng Pegawai Dinas ESDM melakukan isi ulang daya di salah satu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Senin (19/9/2022).

Hendro Sutono, pegiat motor listrik dan juru bicara Komunitas Sepeda Motor Listrik (Kosmik), mengatakan, regulasi tersebut dibuat atas dasar keselamatan agar pemakai jalan lain tahu keberadaan mobil listrik.

"Memang kita sadari betul bahwa suara adalah salah indikator kehadiran kendaraan yang bisa diidentifikasi oleh pejalan kaki, pesepeda dan pengendara sepeda motor," kata Hendro kepada Kompas.com, Selasa (20/9/2022).

"Terutama pada masa transisi saat ini di mana pengguna jalan selain kendaraan bermotor, masih terbiasa mengidentifikasi kehadiran kendaraan melalui suara yang ditimbulkan oleh mesin," kata dia.

"Walaupun sesungguhnya mesin mobil ICE saat ini sudah sangat halus dan hampir tidak terdengar," kata Hendro.

Baca juga: Rasio Kompresi Tinggi, Apa BBM yang Tepat untuk Honda New CBR 250RR?

Mobil listrik BMW iX dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang digelar di ICE, BSD, Tangerang Selatan.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Mobil listrik BMW iX dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang digelar di ICE, BSD, Tangerang Selatan.

Artinya kata Hendro, aturan soal suara buatan pada mobil listrik sebetulnya efektif pada jalan umum atau jalan padat yang diisi oleh mobil, sepeda motor, dan pejalan kaki.

"Mungkin bisa dibuatkan sebuah sistem melalui IOT pada kendaraan untuk mengeluarkan suara pada kecepatan rendah, yaitu hingga 40 km/jam atau 60 km/jam," kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.