Kompas.com - 21/09/2022, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Motor konvensional di Indonesia saat ini bisa dikonversi menjadi motor listrik. Ini bisa jadi alternatif bagi pengguna motor yang ingin memakai motor listrik dengan tampilan sesuai keinginan.

Saat ini, sudah ada tujuh bengkel resmi yang tersertifikasi dan kompeten untuk melakukan konversi motor konvensional menjadi motor listrik.

Perlu ada sertifikasi karena konversi motor konvensional menjadi motor listrik membutuhkan keahlian khusus. Motor hasil konversi juga harus memiliki Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikasi Uji Tipe Kendaraan Bermotor (SRUT).

Baca juga: Puluhan Bengkel Umum Daftar Jadi Bengkel Konversi Motor Listrik

Untuk pihak-pihak yang berminat membuka bengkel konversi motor listrik, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus membuka kesempatan kepada praktisi, modifikator, shingga mahasiswa.

Aturan tentang konversi motor listrik tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Berbasis Baterai.

Konversi vespa klasik menjadi vespa listrik hasil modifikasi Elders Garage dipamerkan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JIExpo Kemayoran, Kamis (28/7/2022). Butuh waktu 3 jam untuk melakukan modifikasi ini.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Konversi vespa klasik menjadi vespa listrik hasil modifikasi Elders Garage dipamerkan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JIExpo Kemayoran, Kamis (28/7/2022). Butuh waktu 3 jam untuk melakukan modifikasi ini.

Jika sudah memenuhi syarat tersebut, bengkel kemudian akan diperiksa dan diberikan sertifikat Bengkel Konversi. Daftar bengkel motor yang tersertifikasi untuk melakukan konversi motor nantinya akan tercantum dalam daftar Bengkel Konversi di laman Kemenhub.

Baca juga: Tekan Biaya, Kemenhub Siapkan Subsidi Konversi Motor BBM ke Listrik

Berdasarkan peraturan tersebut, berikut ini adalah syarat untuk membuka bengkel konversi, yang tercantum pada Pasal 6:

(1) Untuk mendapatkan persetujuan sebagai Bengkel Konversi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, bengkel umum, lembaga, atau institusi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. memiliki teknisi dengan kompetensi pada kendaraan bermotor paling sedikit:

1. 1 (satu) orang teknisi perancangan Konversi;
2. 1 (satu) orang teknisi instalatur; atau
3. 1 (satu) orang teknisi perawatan;

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.