Punya Dana Rp 20 Jutaan, Mending Konversi atau Beli Motor Listrik?

Kompas.com - 21/09/2022, 09:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini, sudah banyak pilihan motor listrik baru yang dipasarkan. Tak sedikit juga yang melakukan konversi motor konvensional menjadi motor listrik.

Untuk konversi motor listrik, biaya yang harus dikeluarkan cukup beragam. Tapi, paling murah ada di kisaran Rp 20 jutaan.

Untuk uang sebanyak Rp 20 jutaan, pilihan motor listrik yang ada di pasaran cukup beragam. Namun, apa pun pilihannya, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Baca juga: Berapa Biaya yang Diperlukan untuk Konversi Motor Listrik?

Dengan modal Rp 20 jutaan, pilihannya cukup banyak, mulai Gesits G1 yang dibanderol Rp 28 jutaan. Lalu, ada NIU Gova 03 dengan harga Rp 23,8 jutaan. Kemudian, Selis E-Max yang dipasarkan dengan harga Rp 28 juta. Selanjutnya, ada Viar Q1 yang dibanderol hanya Rp 18 jutaan. Selain itu, ada juga United T1800, yang harganya Rp 27,5 juta.

Motor listrik Gesits G1 dipamerkan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (28/7/2022). Gesits G1 memiliki fitur unggulan salah satunya adalah fitur peta digital yang bisa dinikmati pemilik kendaraan melalui panel indikator. Sehingga, pemilik tidak perlu repot memakai telepon genggam untuk memakai peta selama berkendara.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Motor listrik Gesits G1 dipamerkan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (28/7/2022). Gesits G1 memiliki fitur unggulan salah satunya adalah fitur peta digital yang bisa dinikmati pemilik kendaraan melalui panel indikator. Sehingga, pemilik tidak perlu repot memakai telepon genggam untuk memakai peta selama berkendara.

Motor listrik dengan harga Rp 20 jutaan tersebut tentunya memiliki fitur, serta kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Tapi, dengan membeli motor listrik yang sudah jadi, pilihan modelnya cukup terbatas. Sebab, kebanyakan model yang dipasarkan adalah skuter. Selain itu, pada umumnya, motor hanya mendapat satu baterai. Baterai cadangan dijual terpisah dengan harga di kisaran Rp 5 jutaan.

Baca juga: Konversi Motor Konvensional Jadi Listrik, Ini Syaratnya

Sementara, jika memilih untuk melakukan konversi motor listrik, model yang digunakan bisa bebas, mulai motor bebek, skuter, hingga motor sport. Tinggal masalah pemilihan baterai dan motor penggeraknya saja mau yang seperti apa.

Konversi motor listrik garapan PetrikbikeDok. Petrikbike Konversi motor listrik garapan Petrikbike

Untuk konversi motor listrik, menurut Ady Siswanto, dari Petrikbike, biayanya paling murah mulai Rp 15 jutaan. Dengan biaya tersebut, dapat paket konversi dengan jarak tempuh hingga 40 kilometer dan kecepatan maksimal mencapai 60 kilometer per jam.

"Kalau mau yang tenaga penuh, ya pilih Paket Custom. Kecepatannya bisa di atas 100 kilometer per jam dan jaraknya bisa disesuaikan," ujar Ady, kepada Kompas.com, Senin (19/9/2022).

Ady membanderol Paket Custom tersebut di atas Rp 25 jutaan. Namun, perlu diingat bahwa biaya tersebut hanya untuk paket konversinya saja, tidak termasuk motor.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.