Kompas.com - 12/09/2022, 15:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak membuat sebagian orang berpikir kreatif agar mampu menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan.

Salah satu cara yang dilakukan, yaitu pemasangan volt stabilizer. Katanya dengan memasang alat tersebut konsumsi bahan bakar mobil bisa semakin hemat.

Padahal, alat tersebut hanya berfungsi menstabilkan arus listrik dari alternator atau dinamo amper, tidak berhubungan langsung dengan bahan bakar di mobil. Lantas, apakah alat ini efektif bikin hemat BBM?

Baca juga: Dampak Buruk Gunakan Cairan Khusus Agar Hemat BBM

Ilustrasi harga BBM naik dan harga PertaliteKOMPAS.com/Nur Jamal Sha'id Ilustrasi harga BBM naik dan harga Pertalite

Foreman Nissan Bintaro Ibrohim, mengatakan volt stabilizer hanya menstabilkan suplai arus listrik menuju ECU, sehingga tidak berhubungan dengan konsumsi bahan bakar pada mobil.

“Cuma menstabilkan suplai arus listrik ke ECU, apakah sinyal-sinyal input serta output mesin bertambah perlu pembuktian, dan itu tidak berhubungan langsung dengan konsumsi bahan bakar,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Senin (12/9/2022).

Dia mengatakan penggunaan perangkat tersebut akan mensugesti pengguna sehingga konsumsi bahan bakar terasa lebih irit.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Mobil Mesin Diesel Lebih Hemat BBM daripada Bensin?

Bensin menjadi salah satu kebutuhan rutin yang tak terelakkan demi kenyamanan perjalananPexels Bensin menjadi salah satu kebutuhan rutin yang tak terelakkan demi kenyamanan perjalanan

“Memang sih, arus yang pasok dari alternator bisa tidak stabil, tapi kalau hal dapat berpengaruh pada konsumsi bahan bakar belum terpikirkan sebelumnya,” ucap Ibrohim.

Hal yang sama juga dilontarkan oleh Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi, mengatakan dirinya tidak tahu kalau penstabil arus listrik bisa menghemat konsumsi bahan bakar.

“Alat ini untuk menstabilkan arus listrik, dan hubungannya dengan konsumsi bahan bakar pada mobil saya kurang paham,” ucap Didi kepada Kompas.com, Senin (12/9/2022).

Baca juga: Bikin Motuba Lebih Hemat BBM

Pengendar sepeda motor mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU Jalan Ahmad Yani, Sabtu (3/9/2022). Harga Pertamax saat ini naik menjadi Rp 14.850 per liter untuk wilayah Lampung.KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA Pengendar sepeda motor mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU Jalan Ahmad Yani, Sabtu (3/9/2022). Harga Pertamax saat ini naik menjadi Rp 14.850 per liter untuk wilayah Lampung.

Dia mengatakan selain tidak ada hubungannya dengan konsumsi bahan bakar, volt stabilizer tidak pernah disarankan untuk dipasang karena berbahaya.

“Sepertinya itu hanya mitos, dan saya tidak menyarankan memasang alat ini, beresiko terhadap fire hazard (kebakaran),” ucap Didi.

Jadi, volt stabilizer hanya sebagai perangkat yang bertugas menstabilkan arus listrik. Bukan untuk menghemat konsumsi bahan bakar. Penggunaan alat tersebut juga tidak disarankan karena berbahaya, bisa memicu terjadinya kebakaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.