Modifikasi Veloz Lawas Bergaya Static, Sederhana tapi Menawan

Kompas.com - 02/09/2022, 14:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Avanza dan Veloz sampai saat ini masih menyandang predikat mobil sejuta umat di Indonesia. Alasannya, karena memang secara penjualan terus mendominasi pasar, sehingga jumlah populasinya di Indonesia jadi yang terbesar.

Meski generasi terbaru sudah mengaspal di Tanah Air pada akhir tahun lalu, tak membuat Avanza dan Veloz lawas ditinggalkan oleh penggemar.

Memiliki desain yang sederhana, membuat banyak orang melakukan modifikasi pada mobil ini agar terlihat lebih keren.

Baca juga: Aplikasi MyPertamina Tembus 1 Juta Pendaftar, Didominasi Pertalite

Salah satunya seperti Toyota Veloz lansiran 2015 milik pria bernama Muhammad Junur Rain. Junur memodifikasi Veloz miliknya dengan aliran static.

“Awalnya ini mobil buat harian, di modifikasi karena terinspirasi dari teman (anak-anak Maxi di Bekasi). Saya mulai berpikir kayaknya kalau di modifikasi keren nih. Ya sudah akhirnya mulai dari kaki-kaki di custom semua,” ucap Junur kepada Kompas.com, Jumat (2/9/2022).

Modifikasi Toyota VelozDoc Muhammad Junur Rain Modifikasi Toyota Veloz

Jika dilihat secara tampilan eksterior, ubahan yang disematkan memang tidak terlalu ekstrem. Pria asal Bekasi ini hanya menambahkan bumper pada bagian depan agar tampilannya semakin atraktif, ditambah dengan side skirt di bagian samping untuk menambah kesan ceper pada mobil ini.

Pada sektor penerangan, lampu headlamp diganti menjadi High Idensity Discharge atau (HID), sementara untuk lampu sein depan dan belakang menggunakan lampu terang super bright.

Adapun pada bagian atap disematkan roof box merek Thule agar kesan sporty masih menempel pada mobil ini.

“Mobil ini juga sudah pakai pelek Euroline R17. Kaki-kaki juga sudah di custom coilover,” ucap Junur.

Modifikasi Toyota VelozDoc Muhammad Junur Rain Modifikasi Toyota Veloz

Pada bagian interior, Junur mengaku masih mempertahankan standar bawaan pabrik. Hanya saja ia menambahkan head unit dan sistem audio baru.

“Interior masih standar, cuma bagian head unit diganti Orca Android dan tambahan audio Venom full custom. Lampu-lampu dalam juga sedikit diganti, seperti tombol AC dan power window Ice Blue,” katanya.

Baca juga: Kode Hyundai untuk MPV Listrik di Indonesia

Sementara itu, pada sektor jantung pacu tidak dilakukan ubahan sedikitpun. Junur mengaku masih menggunakan mesin dengan spesifikasi standar pabrikan.

Junur mengaku hanya butuh waktu setahun untuk memodifikasi Toyota Veloz miliknya dari standar pabrikan menjadi aliran static seperti ini. Adapun untuk biaya modifikasi, dirinya mengaku menghabiskan biaya hampir Rp 25 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.