Kompas.com - 02/09/2022, 12:31 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Meski mengalami penyusutan dan pergeseran, namun segmen low multi purpose vehicle (LMPV) atau MPV murah, masih jadi pasar yang gemuk di Indonesia.

Kondisi tersebut yang jadi salah satu alasan PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) akhirnya meluncurkan Stargazer, sebagai pemain baru di segmen MPV Murah.

"Segmen yang besar di Indonesia adalah SUV dan MPV, kita sudah punya segmen dari keduanya cukup banyak dan kita juga mulai mengisi segmen-segmen yang lain, dan segmen yang gemukan adalah segmen B MPV ini di luar dari segmen A," ujar Chief Operating Officer PT HMID Makmur, dalam sesi media test drive Stargazer, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Boleh Pakai Pertalite, Hyundai Jamin Garansi Stargazer Tak Gugur

Lebih lanjut Makmur mengatakan, meski segmen MPV mengalami penurunan akibat pergeseran dari ke SUV, namun keduanya tetap memberikan kontribusi yang besar.

Bahkan Stargazer diakui Makmur, bakal menjadi tulang punggung baru bagi penjualan Hyundai di Indonesia.

Hyundai Stargazer dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Jumat 12/8/2022). Hyundai Stargazer diklaim sudah terjual hingga lebih dari 1.500 unit bahkan sebelum resmi diluncurkan.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Hyundai Stargazer dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Jumat 12/8/2022). Hyundai Stargazer diklaim sudah terjual hingga lebih dari 1.500 unit bahkan sebelum resmi diluncurkan.

"Karena sekarang untuk yang domestik kita baru punya beberapa produk yang secara bagian adalah CBU dan CKD. Produk lokal yang sudah fokus pada market B yang besar adalah Creta dan Stargazer," katanya.

Sementara ketika ditanya soal ketertarikan untuk bermain di segmen MPV listrik, Makmur hanya mengatakan, bila potensi pasar mobil listrik di Indonesia sangat besar.

Baca juga: Update Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Per September 2022

Apalagi ditambah adanya kabar soal kenaikan harga bahan bakar. Tingginya peminat mobil listrik juga terlihat dari membeludaknya inden Ioniq yang jumlahnya sudah lebih dari 3.200 unit.

Hyundai Stargazer, MalangKOMPAS.com/STANLY RAVEL Hyundai Stargazer, Malang

"Jadi penerimaan EV kami sangat naik, kalau ditanya apakah akan ada EV yang lain, jawabannya pasti kami pikirkan, cuma masalah kapannya, tunggu tanggal mainnya," ucap Makmur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.