Perilaku Sepele tapi Bisa Memicu Kecelakaan Pengemudi

Kompas.com - 04/08/2022, 12:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyetir kendaraan adalah kegiatan yang dilakukan dengan penuh konsentrasi. Jangan lengah apalagi sampai abai dan lalai sehingga malah menyebabkan kecelakaan di jalan raya.

Ketika menyetir, konsentrasi pengemudi harus dijaga dengan baik. Namun, ada saja hal-hal yang ternyata bisa menurunkan konsentrasi orang saat sedang mengemudi.

Jusri Pulubuhu, Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting mengatakan, ada lima hal yang bisa menyebabkan berkurangnya konsentrasi orang saat sedang mengemudi.

Baca juga: Distraksi Bisa Mengancam Keselamatan Saat Mengemudi

Menggunakan kacamata saat mengemudi perlu memperhatikan beberapa hal agar aman- Menggunakan kacamata saat mengemudi perlu memperhatikan beberapa hal agar aman

"Pertama adalah route problem, rute yang kita rencanakan ternyata macet, enggak sesuai harapan kita, jadi stress. Ketika stress maka konsentrasi kita menurun," kata Jusri kepada Kompas.com belum lama ini.

Gangguan kedua adalah mental, yakni pengemudi jangan membawa masalah yang ada di pikirannya saat sedang menyetir. Misal masalah keluarga, pekerjaan, hal ini yang bisa mengganggu mental pengemudi saat menyetir.

"Ketiga ada scenery distraction, ini menyangkut visual distraction. Misal orang yang perilaku enggak benar di jalan bikin pengemudi kesal," kata Jusri.

Baca juga: Cara Baru Periksa Pajak Kendaraan Secara Online

Keempat, ada distraksi dari dalam mobil, contoh penumpang yang berbicara. Selain itu bisa juga orang yang asal beri perintah, sehingga pengemudi jadi terganggu.

"Belum lagi ada makanan yang bau, dia (pengemudi) terganggu, stress, frustasi," kata Jusri.

Terakhir ada unfamiliar, distraksi karena dia tidak terbiasa. Misal biasa bawa mobil kecil disuruh bawa yang besar. Kemudian dia masuk kota baru, belum mengenal daerah dan diminta untuk mengemudi.

"Distraksi ini yang akan membuat konsentrasi kita terganggu. Ketika terganggu, kemampuan persepsi turun. Ketika turun, motorik, respon berkurang," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.