Alasan Minerva Kini Terjun ke Motor Listrik

Kompas.com - 03/08/2022, 18:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Minerva mencoba bangkit di pasar roda dua Indonesia dan meramaikan segmen motor listrik, dengan meluncurkan produk baru di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022.

Berbeda dengan Minerva atau Minerva SACHS sebelumnya, Minerva bertranformasi jadi Minerva Electron. Sesuai namanya, menunjukkan identitas sebagai merek motor yang terjun di segmen elektrifikasi.

Baca juga: Bocoran Motor Listrik Minerva yang Siap Meluncur di GIIAS 2022

Kristianto Gunadi, salah satu petinggi Minerva Electron, mengatakan, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk Minerva kembali ke Indonesia dan fokus bermain di sektor motor listrik.

"Kita lihat secara sederhananya saja ya. Subsidi di bahan bakar sudah sangat besar, apalagi harga Pertalite yang saat ini Rp 7.600 harusnya sudah di Rp 17.000, kita lihat harga Shell itu sekitar segitu," kata Kristianto kepada Kompas.com, Selasa (2/8/2022).

"Subsisi ini besar sekali karena itu (nantinya) akan lari ke elektrik. Sehingga faktor dari elektrik ini kita saatnya masuk sekarang," ujar dia.

Petinggi KTM dan Piaggio komersial itu mengatakan, agar produknya cepat diterima di masyarakat maka motor-motor Minerva Electron akan pakai sistem swap baterai.

Baca juga: Etika Mengendarai Sepeda Motor, Jangan Bonceng Lebih dari 1 Penumpang

"Apalagi kalau kita lihat di roda dua, kita harus masuk ke market yang swapable battery, karena kan sekarang katakan (jarak tempuh) 50-60 km, sehingga itu menimbulkan keraguan kalau baterainya habis," kata dia.

Minerva 250 lansiran tahun 2013 diubah bergaya scrambler.Istimewa Minerva 250 lansiran tahun 2013 diubah bergaya scrambler.

Kerjasama baterai

Motor-motor Minerva Electron akan menggunakan sistem tukar pakai baterai yang disediakan oleh Swap Energi. Saat peluncuran motor baru di GIIAS 2022, Kristianto mengatakan akan ada penandatangan khusus dengan Swap Energi.

"Electron kita pakai baterai Swap Energi, nanti di GIIAS 2022 ada penandatanganan kerjasama untuk bisa pakai baterai Swap Energi, yaitu swap yang dipakai Smoot," kata dia.

"Smoot motornya kalau baterainya pakai Swap, kita pakai dia karena kita ada kerjasama untuk bikin baterai di Indonesia tahun depan," ujar Kristianto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.