Gagal di Yamaha, Dovi Tak Menyesal Tolak Aprilia

Kompas.com - 31/07/2022, 10:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Andrea Dovizioso mengatakan tidak menyesal menolak Aprilia dan memilih tim satelit Yamaha. Meski harus diakui kariernya di MotoGP tamat karena dia memilih ke Yamaha.

Memang tak ada kepastian jika dia memilih ke Aprilia bakal bisa berprestasi. Tapi di sisi lain lompatan dari Ducati Desmosedici ke Yamaha M1 ternyata sangat besar dan membuatnya kesulitan.

Baca juga: Nilai Transaksi Pameran Kendaraan Listrik PEVS 2022 Tembus Rp 250 Miliar

Saat cuti dari MotoGP usai pisah dari Ducati Dovi pernah menjadi test rider Aprilia. Dia beberapa kali mengetes Aprilia RS-GP yang menurutnya potensial tapi perlu beberapa pengembangan.

Andrea Dovizioso saat berlaga pada MotoGP Amerika 2022.   Mirco Lazzari gp/Getty Images/AFP (Photo by Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)MIRCO LAZZARI GP Andrea Dovizioso saat berlaga pada MotoGP Amerika 2022. Mirco Lazzari gp/Getty Images/AFP (Photo by Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

"Setelah mencoba motornya saya menjelaskan bahwa desainnya bagus, grip dan tenaganya bagus. Basisnya bagus, tetapi dari sana untuk memperjuangkan gelar Anda perlu beberapa pekerjaan," kata Dovi mengutip Tuttomotoriweb.it, Minggu (31/7/2022).

Dovi mengatakan tidak menyesal tak memilih Aprilia. Dia kemudian mengulangi alasan yang membuatnya tidak menerima tawaran bos Aprilia Massimo Rivola.

"Itu selalu tergantung pada campuran pebalap dan motornya. Aleix mengendarai RS-GP sebagaimana mestinya, fitur-fiturnya bekerja dengan sempurna,” kata dia.

Saat itu dia mungkin berpikir akan terlalu lama untuk bisa menang bersama Aprilia. Di sisi lain Yamaha menang bersama Fabio Quartararo, maka motor M1 di atas kertas lebih berpeluang menghantarkanya juara.

Baca juga: Target Kredit Mobil Listrik pada 2023 Tembus Rp 2,5 Triliun

Andrea Dovizioso saat berlaga pada MotoGP Argentina 2022. (Photo by JUAN MABROMATA / AFP)JUAN MABROMATA Andrea Dovizioso saat berlaga pada MotoGP Argentina 2022. (Photo by JUAN MABROMATA / AFP)

Di sisi lain Dovi mengakui pekerjaan hebat yang dilakukan oleh Aleix yang setelah bertahun-tahun menderita bersama Aprilia akhirnya bisa punya prestasi.

“Kisahnya mengingatkan saya dengan Ducati. Saya senang untuknya dan Aprilia, mereka pantas mendapatkannya. Aleix memiliki gaya mengemudi yang aneh, banyak menggunakan ban belakang," kata dia.

"Motornya menawarkan cengkeraman yang baik dan dia tahu cara mengerem. Itu banyak memanfaatkan pinggiran ban, baik saat masuk maupun keluar tikungan,” ujar Dovi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.