Persaingan Bus Jakarta-Medan, Harga Tiket Mulai Rp 475.000

Kompas.com - 13/07/2022, 17:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bus masih menjadi moda transportasi favorit, terutama untuk rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Selain harganya yang terjangkau, berbagai Perusahaan Otobus (PO) juga memberikan berbagai tipe kelas yang bisa dipilih oleh penumpang.

Salah satu rute terjauh menggunakan bus AKAP adalah dari Jakarta ke Medan. Pertama bus harus menyeberang dulu dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera. Kemudian dari situ, baru bisa menggunakan Jalan Tol Trans Sumatera.

Baca juga: Deretan Kelas Bus AKAP, mulai Ekonomi sampai Sleeper Bus

Namun, Jalan Tol Trans Sumatera belum sepenuhnya menghubungkan setiap daerah. Bus masih harus melewati jalan provinsi yang berkelok dan naik turun bukit. Oleh karena itu, perjalanan dari Jakarta bisa lebih dari satu hari.

Berikut ini ada tiga PO bus AKAP dengan trayek Jakarta-Medan yang sudah Kompas.com kumpulkan. Pertama ada PO Antar Lintas Sumatera (ALS), lalu Putra Pelangi dan satu lagi Sempati Star.

Untuk PO ALS, hanya menawarkan dua kelas saja, AC toilet sekitar Rp 570.000 dan non toilet sekitar Rp 475.000. Biasanya susunan kursinya 2-2 tanpa leg rest.

Keunikan dari PO ALS sendiri adalah jasa pengiriman paketnya. Paket yang ingin dikirimkan menuju Medan, selain ditempatkan di bagasi, biasanya juga sebagian ditaruh di atas atap bus.

Kabin bus AKAP PO ALSDOK. ADIPUTRO Kabin bus AKAP PO ALS

Kemudian ada PO Putra Pelangi yang membanderol tiketnya Rp 600.000. Untuk susunan kursinya yaitu dua di kanan dan dua di kiri (2-2) namun belum memiliki leg rest. Fasilitasnya seperti bantal dan selimut juga diberikan untuk penumpangnya.

Baca juga: Jangan Panik, Begini Cara Mengurus SIM yang Hilang

Terakhir ada PO Sempati Star yang membanderol tiket Jakarta-Medan Rp 700.000 sampai Rp 820.000. Untuk kelas bus ini, susunan kursinya juga 2-2 namun sudah dilengkapi dengan leg rest, sehingga kaki penumpang bisa lebih rileks selama perjalanan.

Jika ingin melakukan perjalanan ke Medan dengan bus, siapkan uang lebih untuk membeli makanan di restoran bus saat beristirahat.

Memiliki perjalanan yang panjang, bus juga sering beristirahat, namun penumpang kadang tidak mendapat servis makan gratis dari PO bus tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.