Viral Video Banpol Lakukan Razia, Ternyata Kejadian Lama

Kompas.com - 07/07/2022, 16:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Video viral di media sosial memperlihatkan dua oknom banpol (bantuan polisi) yang memakai seragam polisi memasang palang razia di pinggir jalan. Kelakuan tersebut kemudian dipermasalahkan oleh pengemudi.

Pengemudi tersebut mempertanyakan keaslian razia tersebut. Sebab terindikasi razia dilakukan tanpa ada polisi resmi, kedua oknum tersebut juga tidak bisa menunjukkan surat tugas resmi razia.

Baca juga: Uji Performa Isuzu Traga Pikap dari Bogor-Bandung

@jurnaliswarga62_ Izin Repost dari Channel Youtube Tapikor, Part 3 (Terakhir) akhir nya plank razia di angkat dan ke 2 oknum Banpol akhirnya pergi meninggalkan lokasi setelah menghubungi yang katanya Komandan nya #madina #fyp? #fyp #foryoupage #razia #banpol #kapolri #PUBGMobileMadGala ? suara asli - jurnaliswarga62_

Video yang diunggah akun TikTok jurnaliswarga62 kemudian ramai dengan komentar netizen. VIdeo tersebut terbagi jadi tiga bagian, dan di video ketiga dua oknum banpol tersebut akhirnya membubarkan diri.

Video tersebut kemudian ditanggapi oleh akun Satlantas Polres Madina, Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang mengatakan bahwa itu merupakan video lama pada 2019.

Kedua oknum serta orang yang mesti bertanggung jawab sudah diberikan sanksi. Meski video lama, video tersebut merupakan bukti ada penyelewengan tugas kepolisian di jalan raya.

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi dan hukum, mengatakan, razia kendaraan bermotor merupakan tugas polisi bukan warna sipil.

@satlantaspolresmadina Balas @jurnaliswarga62_ #propampresisi #fyp #foryourpage #kapolri #noviralnojustice #banpol #razia #poldasumut #fyp? #fypdongggggggg #fyp??viral ? suara asli - SATLANTAS POLRES MADINA

"Jelas bahwa yang memiliki tugas razia dalam rangka pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan adalah Petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil ( PPNS ) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang - undangan yang berlaku," katanya kepada Kompas.com, Kamis (7/7/2022).

"Banpol yang melakukan razia atau pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan merupakan perbuatan melawan hukum," ungkapnya.

Mantan Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, jika ada razia ilegal apalagi yang digelar bukan oleh anggota kepolisian maka langsung laporkan ke kantor polisi terdekat.

Baca juga: Cari MPV Murah di Bawah Rp 250 Juta, Cek Daftarnya

Kapolresta Kendari Kombes Pol Eka Faturahman memimpin langsung patroli dan razia kendaraan, guna memastikan pelaku kejahatan (pembusuran) tertangkap.KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI Kapolresta Kendari Kombes Pol Eka Faturahman memimpin langsung patroli dan razia kendaraan, guna memastikan pelaku kejahatan (pembusuran) tertangkap.

"Apabila ditemukan barang bukti berupa uang dan barang bukti lainnya oknum tersebut dapat dipidana dikenakan pasal 368 KUHP (pemerasan) dengan pidana paling lama 9 tahun melalui proses penyidikan," kata dia.

"Korban perintahkan untuk membuat laporan dan dikuatkan dengan saksi-saksi yang melihat atau yang menjadi korban pemerasan lainnya. Melihat kejadian seperti ini sebaiknya segera melaporkan ke kantor polisi terdekat," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.