Kompas.com - 28/06/2022, 16:12 WIB

SINTANG, KOMPAS.com - Biaya servis common rail pada mesin diesel memang terkenal mahal, sebab tidak semua montir bisa dan harga suku cadangnya pun tidak murah.

Untuk perbaikan satu injektornya saja, membutuhkan biaya mulai Rp 2 jutaan, belum lagi bila ditemukan kerusakan lain. Maka, biaya perbaikan common rail secara umum memang perlu merogoh kocek yang cukup dalam.

Sehingga, disarankan untuk senantiasa menjaga performa common rail, agar injektor tidak mudah tersumbat atau terjadi kerusakan lain.

Baca juga: Benarkah Merawat Mobil Mesin Diesel Lebih Sederhana?

Mobil Nissan All-New NP300 Navara melewati medan off road di Gunung Tambora, Dompu, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (21/3/2015). Nissan All-New Navara punya spesifikasi standar, mesin diesel YD25DDTi berkapasitas 2.488 cc. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Mobil Nissan All-New NP300 Navara melewati medan off road di Gunung Tambora, Dompu, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (21/3/2015). Nissan All-New Navara punya spesifikasi standar, mesin diesel YD25DDTi berkapasitas 2.488 cc. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Heri Eko Cahyono dari Karya Mandiri spesialis Common Rail mengatakan, untuk menjaga keawetan common rail kuncinya ada di bahan bakar dan filternya, kalau kedua hal itu diperhatikan common rail bakal awet.

“Pakai bahan bakar yang bagus, Pertamina Dex kalau perlu. Terus sering ganti filter solar, udah itu saja,” ucap Heri kepada Kompas.com, Senin (27/6/2022).

Heri mengatakan, jika bahan bakarnya bagus, kandungan sulfurnya rendah, dan filter solar sering diganti, peluang untuk terjadi sumbatan di sistem common rail itu sangat kecil. Karena pada sistem bahan bakar itu termasuk saluran tertutup, yang artinya tidak akan ada benda lain yang masuk selain lewat saluran bahan bakar.

Baca juga: Perlukah Bersihkan Saluran Bahan Bakar Pakai Zat Tambahan pada Mesin Diesel?

Persaingan SUV ladder frame yang saat ini diisi Fortuner, Pajero Sport, MU-X, dan Terra makin ramai.Kompas.com/Dio Persaingan SUV ladder frame yang saat ini diisi Fortuner, Pajero Sport, MU-X, dan Terra makin ramai.

 

Bayangkan saja, jika bahan bakar bagus dan filter solar sering diganti, masa iya ada zat yang menyumbat saluran bahan bakar?

“Jangan seperti di sini (kawasan perkebunan sawit) banyak yang mengabaikan kedua faktor tersebut, akhirnya banyak mobil yang masuk ke bengkel dengan kondisi yang cukup parah,” ucap Heri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.